Abdya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI di Guest House Khana Pakat, Blangpidie, Senin (11/5/2026).
Agenda tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus menyusun arah perjuangan politik menuju Pemilu 2029.
Muscab VI diikuti pengurus DPC PPP Abdya, unsur Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Aceh, serta perwakilan empat Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Aceh Barat Daya.
Dalam forum itu, peserta membahas pembentukan tim formatur yang akan mengusulkan nama calon Ketua DPC PPP Abdya kepada DPW PPP Aceh sebelum disahkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Ketua Steering Committee (SC) Muscab VI, Jhon Jasdi, mengatakan seluruh persiapan kegiatan telah diselesaikan panitia secara maksimal.
Ia menyebut Muscab VI mengusung tema “Konsolidasi, Solidaritas, Persatuan dan Demokratis, Menyongsong Pemilu 2029 Bermartabat.”
“Panitia sudah bekerja maksimal agar seluruh rangkaian Muscab berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan PPP Abdya,” ujar Jhon Jasdi.
Ketua DPW PPP Aceh, Amiruddin Idris, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan Muscab memiliki makna penting bagi keberlangsungan organisasi partai di daerah.
“Walaupun kegiatan ini terlihat sederhana, tetapi sangat bermakna karena menjadi bagian dari konstitusi partai yang harus dijalankan dalam menyongsong periode kepengurusan berikutnya,” kata Amiruddin Idris di hadapan peserta Muscab.
Pada kesempatan itu, Amiruddin juga mengajak seluruh kader PPP di Aceh Barat Daya untuk menjaga kekompakan dan mendukung pemerintahan Bupati Abdya, Safaruddin, bersama Wakil Bupati Zaman Akli.
Menurut Amiruddin, hubungan baik antara PPP dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya perlu dijaga demi memperkuat pembangunan daerah dan memperbesar peluang partai dalam meraih dukungan masyarakat.
“Kami sudah bersilaturahmi dengan Bupati Safaruddin. Beliau sahabat lama saat sama-sama di DPR dulu. Insya Allah beliau sangat mendukung PPP,” ujarnya.
Selain itu, Amiruddin meminta para pengurus PAC dan kader PPP agar terus aktif membangun komunikasi politik di tengah masyarakat.
Ia menilai kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan, tetapi juga oleh soliditas kader hingga tingkat akar rumput.
Muscab VI juga menjadi momentum evaluasi perjalanan partai setelah melewati berbagai dinamika politik dalam beberapa tahun terakhir.
Para peserta forum mendorong pengurus baru nantinya mampu menghadirkan strategi politik yang lebih efektif guna meningkatkan perolehan kursi PPP di DPRK Aceh Barat Daya pada Pemilu 2029.
Semangat persatuan dan konsolidasi tampak mewarnai jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir acara.
Para kader berharap kepengurusan baru hasil Muscab mampu membawa PPP Abdya lebih solid, aktif, dan dekat dengan masyarakat.
Di akhir sambutannya, Amiruddin Idris optimistis PPP Aceh Barat Daya dapat meningkatkan kekuatan politik pada pemilu mendatang apabila seluruh kader menjaga kekompakan dan terus bekerja untuk rakyat.
“PPP Abdya harus semakin solid dan mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRK pada Pemilu 2029 nanti,” pungkasnya.
Editor: RedaksiReporter: Abdul Rani










