Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menerima audiensi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso di Lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (14/11/2025). Pertemuan turut dihadiri Sekjen Kwarnas Bachtiar dan Waka Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Muda Rachman Syah.
“Alhamdulillah saya menerima daripada kepemimpinan seluruh jajaran kepramukaan. Ada tiga kesepakatan yang telah disepakati,” ujar Menpora Erick dalam jumpa pers didampingi Sesmenpora Gunawan Suswantoro, Deputi Pembudayaan Olahraga Sri Wahyuni, dan Staf Khusus Tsamara Amany.
Erick menjelaskan, kesepakatan pertama berkaitan dengan rencana deregulasi Kemenpora yang membutuhkan sinkronisasi aturan bersama Kwarnas. Ia mencontohkan perbedaan rentang usia pembinaan antara Kemenpora yang fokus pada pemuda usia 16–30 tahun, sementara Pramuka membina sejak usia 7 tahun.
“Artinya program yang ada di Kemenpora tentu dengan program yang ada di kepramukaan kita akan sinkronisasi di usia yang memang dipayungi oleh peraturan yang ada di kementerian kami,” jelasnya.
Kesepakatan kedua adalah sinergi anggaran agar penggunaan dana lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien sesuai arahan Presiden. Erick menyebut program seperti Jambore akan dikoordinasikan dengan sejumlah kementerian.
Sementara itu, kesepakatan ketiga adalah pembentukan Saka (Satuan Karya) Olahraga dalam Gerakan Pramuka. Saka baru ini akan menjadi wadah bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk mengembangkan bakat dan keterampilan di bidang olahraga.
“Anak muda ke depan adalah tonggak pembangunan bangsa dan karakter bangsa. Untuk itu kita bisa sinergikan bersama,” tegas Erick.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso menyampaikan apresiasi atas diterimanya audiensi tersebut dan berharap sinkronisasi program dapat berjalan hingga 2028. Ia juga menegaskan kesiapan Pramuka menyelaraskan kegiatan nasional, termasuk Jambore Nasional 2026, dengan program Kemenpora.
“Harapan kami program Kemenpora ke depan bisa disinkronisasikan dengan program-program Pramuka paling tidak hingga 2028 mendatang, termasuk program Jambore Nasional tahun depan,” ujarnya.
Pertemuan ini turut dihadiri Staf Ahli Inovasi Kepemudaan dan Keolahragaan yang juga Waka Kwarnas Bidang Organisasi Hukum dan Renbang Asrorun Ni’am Sholeh, Asdep Transformasi Kepramukaan Hendro Wicaksono, dan sejumlah Waka Kwarnas dari berbagai bidang.***
Editor: RedaksiReporter: Redaksi












