Jakarta — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atas perannya dalam memberikan panduan dan pelayanan publik yang berdampak besar bagi keselamatan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Menag dalam tausiyahnya pada acara Pisah Sambut Kepala BMKG yang digelar di Auditorium BMKG, Senin (3/11/2025).
“Sesungguhnya yang paling banyak amalnya adalah BMKG, karena bisa memberikan panduan kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya. Mau melaut, atau mau terbang, pilot di handphonenya selalu ada BMKG,” ujar Menag Nasaruddin Umar.
Apresiasi untuk Dwikorita dan Selamat Datang Teuku Faisal Fathani
Acara tersebut menjadi momen bersejarah bagi BMKG dengan peralihan kepemimpinan dari Dwikorita Karnawati, yang menjabat sejak 2017 hingga 2025, kepada Kepala BMKG baru Teuku Faisal Fathani.
“Kita ucapkan selamat jalan kepada Ibu Dwikorita, dan selamat datang kepada Bapak Teuku Faisal Fathani. Perjalanan delapan tahun ini bukan waktu yang pendek, dan peranan BMKG sangat penting,” ucap Menag.
Dwikorita dikenal sebagai sosok yang membawa BMKG menjadi lembaga modern berbasis data dan teknologi, sementara Teuku Faisal Fathani diharapkan dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan inovasi yang berkelanjutan.
BMKG Sebagai Penunjuk Jalan bagi Keselamatan Publik
Dalam tausiyahnya, Menag menekankan bahwa BMKG bukan sekadar lembaga ilmiah, melainkan memiliki tanggung jawab spiritual dan sosial dalam memberikan arah serta keselamatan kepada masyarakat.
“Penunjuk ke arah yang benar adalah BMKG. Lembaga ini setiap hari bekerja memberikan petunjuk bagi keselamatan orang banyak,” ujar Menag.
Ia menambahkan, pengabdian para pegawai BMKG termasuk dalam amal besar yang mungkin tidak tampak di permukaan, namun memiliki nilai tinggi di sisi Tuhan.
Pesan untuk Kepemimpinan Baru BMKG
Menutup tausiyahnya, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan harapan agar BMKG terus menjaga semangat pengabdian, ketulusan, dan profesionalitas di bawah kepemimpinan baru.
“Semua yang dilakukan dengan ketulusan dan keikhlasan maka insya Allah akan didampingi Allah,” pungkasnya.***













