Home / Kesehatan

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:17 WIB

Lawan Penyakit Hipertensi, Program JKN Ringankan Hasfansyah Berobat

mm Tiara Ayu Juneva

Hasfansyah, peserta JKN segmen PBI, sedang menjalani perawatan hipertensi di RS TNI AD Lhokseumawe, didampingi sang istri, Zainabon. Foto: Dok. Istimewa

Hasfansyah, peserta JKN segmen PBI, sedang menjalani perawatan hipertensi di RS TNI AD Lhokseumawe, didampingi sang istri, Zainabon. Foto: Dok. Istimewa

Lhokseumawe – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sudah bergulir lebih dari satu dekade, telah banyak memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan di Indonesia. Melalui prinsip gotong royong, Program JKN memungkinkan peserta mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya yang tinggi.

Hal ini telah dirasakan langsung oleh Hasfansyah (74), seorang warga Desa Bangka Jaya Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit TK IV IM.07.01 Lhokseumawe (RS TNI AD). Hasfansyah bercerita kalau dirinya saat ini sedang menjalani perawatan kesehatan akibat penyakit hipertensi yang dideritanya, ia sudah tiga hari dirawat di rumah sakit tersebut.

“Awalnya badan saya terasa lemas dan sakit kepala, saya mengira hanya kelelahan biasa. Namun gejala tersebut tidak kunjung membaik, sehingga keluarga segera membawa saya ke rumah sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa saya mengalami hipertensi,” ungkap Hasfansyah saat ditemui Tim Jamkesnews pada Jumat (20/06).

Baca Juga :  Intip Khasiat Buah Manggis, Superfood Asli Indonesia

Di tengah kondisi kesehatannya yang menurun, Hasfansyah merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Ia mengaku semua biaya pengobatannya ditanggung Program JKN, mulai dari pemeriksaan dokter spesialis, cek laboratorium, hingga obat-obatan yang harus dikonsumsi.

“Saya terdaftar peserta Program JKN pada segmen PBI yang ditanggung oleh pemerintah. Kalau tidak ada Program JKN, saya mungkin sudah tidak sanggup melanjutkan pengobatan karena biaya yang tidak sedikit. Selama menjalani pengobatan, semua biaya ditanggung dan juga semua prosesnya tidak dipersulit. Apalagi sekarang ada Aplikasi Mobile JKN, yang sangat membantu dalam segala keperluan,” ujar Hasfansyah dengan penuh rasa syukur.

Baca Juga :  Puskesmas Lhoknga Gelar Pembinaan Sekolah Sehat MIN 36 Aceh Besar

Selain mendapatkan pengobatan medis, Hasfansyah juga menerima edukasi kesehatan dari dokter dan perawat tentang bagaimana memahami pentingnya menjaga pola makan, membatasi konsumsi garam, serta melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin. Hal ini menjadi bagian dari upaya pencegahan agar tekanan darahnya tetap stabil dan komplikasi tidak kembali terjadi.

“Dokter menyarankan saya untuk mengurangi makanan asin dan pentingnya sadar akan kondisi kesehatan diri, sehingga saya jadi lebih peka dan harus mulai membiasakan diri hidup lebih sehat,” ungkap Hasfansyah.

Hasfansyah mengaku saat menggunakan Program JKN selama di rumah sakit ia dilayani dengan sangat baik. Menurutnya, Program JKN bukan hanya memberikan manfaat secara finansial, tetapi juga memberikan ketenangan dan dukungan untuk terus berjuang agar terbebas dari penyakitnya. Ia juga berharap Program JKN dapat terus membantu orang-orang yang memiliki penyakit seperti dirinya tanpa terbebani biaya.

Baca Juga :  Aceh Gelar ASUM ke-7, Bakal Dihadiri WHO hingga Ratusan Dokter Bedah akan Bahas Penanganan Infeksi

“Mudah-mudahan program ini kedepannya semakin baik. Makin banyak lagi orang yang terbantu dan tetap konsisten dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” pungkas Hasfansyah.

Selain mendapatkan dukungan secara medis, Hasfansyah juga terus didampingi oleh sang istri selama menjalani perawatan. Zainabon (60). Istri Hasfansyah tersebut, juga menyampaikan rasa syukur atas pelayanan terbaik yang diberikan oleh rumah sakit serta kemudahan akses layanan kesehatan yang ia peroleh melalui Program JKN.

“Saya sangat bersyukur bahwa suami saya bisa segera mendapatkan penanganan medis kemarin secara gratis, tanpa harus mengeluarkan biaya pribadi. Saya berharap agar Program JKN ini bisa terus mendukung pengobatan yang diderita suami saya dengan segala kemudahan dan manfaatnya bagi kami sebagai peserta PBI,” tutup Zainabon.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Pelayanan JKN Terbukti Andal, Warga Aceh Utara Puji BPJS Kesehatan

Kesehatan

Dessy Maulidha Monitoring Posyandu Lampoh Daya, Dorong Pencegahan Stunting di Banda Aceh

Daerah

1.061 Peserta Didik Dokter RSUDZA Terima Vaksinasi Hepatitis B

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Bersama IDI–PDGI Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Terdampak Bencana di Pantai Ceureumen

Kesehatan

Berjuang Lawan Kanker Payudara, Rosniar Tetap Semangat Berkat Dukungan Program JKN

Aceh Besar

Puskesmas Pulo Aceh Butuh Perbaikan Prioritas, Agus Husni Turun Tangan

Aceh Besar

Cakupan BPJS Capai 98 Persen, Aceh Besar Terima UHC Award 2026

Kesehatan

Lengkuas Bukan Rempah Biasa! Ini 5 Manfaat Kesehatannya yang Keren