Home / TNI-Polri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kodim 0108/Agara mulai pasang Papan Lantai Jembatan Gantung di Kuta Ujung Agara

mm Redaksi

Personel Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama teknisi memasang papan lantai jembatan di Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara, Jumat (7/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Personel Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama teknisi memasang papan lantai jembatan di Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara, Jumat (7/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Tenggara – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Memasuki tahapan pemasangan papan lantai, personel Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama teknisi lapangan terus bekerja secara maksimal untuk mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut, Jumat (7/8/2026).

Pemasangan papan lantai menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian pembangunan jembatan. Bagian tersebut nantinya akan menjadi lintasan utama yang digunakan masyarakat untuk melintas dan menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, setiap proses pemasangan dilakukan secara teliti dan terukur dengan memperhatikan kekuatan, kerapian, serta keamanan konstruksi.

Di lokasi pembangunan, personel Satgas bersama para teknisi terlihat bekerja secara bersama-sama menyelesaikan pemasangan papan lantai secara bertahap. Dengan mengandalkan kerja sama dan semangat gotong royong, setiap pekerjaan dikerjakan secara cermat agar hasil pembangunan memenuhi aspek kualitas dan dapat memberikan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat ketika jembatan nantinya mulai digunakan.

Kehadiran personel TNI AD di tengah proses pembangunan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Kodim 0108/Aceh Tenggara dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman. Tidak hanya melakukan pemantauan, personel Satgas juga terlibat langsung dalam pekerjaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, sehingga setiap tahapan pembangunan dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan rencana.

Pelda Musliyadi mengatakan, pemasangan papan lantai merupakan bagian penting yang harus dikerjakan dengan penuh ketelitian karena akan menjadi bagian yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat setelah jembatan selesai dibangun.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Gudang Ketahanan Pangan 1.000 Ton Polda Aceh di SPN Aceh Besar

«“Pemasangan papan lantai ini merupakan bagian penting dari pembangunan Jembatan Gantung Perintis. Kami bersama personel Satgas dan para teknisi terus bekerja secara maksimal agar setiap tahapan dapat diselesaikan dengan baik, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Pelda Musliyadi.»

Ia menjelaskan, proses pembangunan dilakukan dengan mengutamakan kualitas dan keselamatan kerja. Menurutnya, percepatan pembangunan tetap harus diimbangi dengan ketelitian pada setiap tahapan, sehingga jembatan yang dihasilkan nantinya tidak hanya cepat selesai, tetapi juga kokoh dan mampu digunakan masyarakat secara optimal.

“Setiap bagian konstruksi harus dipastikan terpasang dengan baik. Kita ingin jembatan ini nantinya benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakannya,” tambahnya.

Menurut Pelda Musliyadi, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung memiliki arti penting bagi masyarakat karena keberadaan infrastruktur tersebut akan membuka akses yang lebih mudah dan aman. Selama ini, keterbatasan akses menjadi salah satu kendala yang dihadapi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama bagi masyarakat yang harus menuju wilayah lain untuk bekerja, bersekolah, mendapatkan pelayanan kesehatan, maupun memenuhi kebutuhan ekonomi.

Dengan selesainya pembangunan jembatan, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Jembatan tersebut nantinya dapat menjadi jalur penghubung yang memperlancar pergerakan warga serta membantu membuka keterisolasian wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Selain memberikan kemudahan mobilitas, keberadaan jembatan juga diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap sektor perekonomian masyarakat. Akses yang lebih baik akan memudahkan warga dalam mengangkut dan mendistribusikan hasil pertanian maupun perkebunan menuju lokasi pemasaran. Dengan demikian, biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk membawa hasil produksi masyarakat dapat ditekan.

Baca Juga :  Gebyar Kampung Merah Putih Berhadiah Rp150 Juta, Kodim 0102/Pidie Ajak 31 Kecamatan Semarakkan HUT RI ke-81

Tidak hanya bagi kegiatan ekonomi, jembatan tersebut juga akan memberikan manfaat dalam bidang pendidikan dan pelayanan dasar. Anak-anak sekolah akan memiliki akses perjalanan yang lebih mudah, sementara masyarakat dapat lebih cepat menuju fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, maupun pusat pelayanan masyarakat lainnya.

Pelda Musliyadi menegaskan bahwa TNI akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak terlepas dari adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, teknisi, serta masyarakat yang secara bersama-sama mendukung proses pembangunan.

“Sinergi dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan ini. Kami berharap seluruh pihak dapat terus memberikan dukungan sehingga jembatan ini dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan setelah nantinya selesai dan dapat digunakan. Menurutnya, menjaga fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap Jembatan Gantung Perintis ini nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat. Semoga keberadaannya menjadi sarana penghubung yang aman, nyaman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga melalui kemudahan akses transportasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakapolri Kukuhkan Pengurus KBPP Polri 2026–2031, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sementara itu, masyarakat Desa Kuta Ujung menyambut baik perkembangan pembangunan jembatan tersebut. Warga mengaku antusias melihat proses pembangunan yang terus berjalan dan berharap jembatan dapat segera selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu dekat.

Bagi masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis bukan sekadar pembangunan sebuah sarana penghubung, tetapi juga merupakan harapan baru untuk memperoleh akses yang lebih baik dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memperlancar hubungan antarwilayah sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Dukungan masyarakat terhadap proses pembangunan juga terlihat melalui semangat kebersamaan yang terus terjaga di sekitar lokasi pekerjaan. Kolaborasi antara personel Satgas, teknisi, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pembangunan sekaligus menciptakan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang sedang dibangun.

Dengan terus dikebutnya pemasangan papan lantai dan tahapan pekerjaan lainnya, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung diharapkan dapat segera mencapai tahap penyelesaian. Setelah rampung, jembatan tersebut diharapkan menjadi akses transportasi yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat, baik dalam mendukung aktivitas pendidikan, kesehatan, pertanian, perdagangan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pembangunan ini sekaligus menjadi gambaran nyata semangat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui kerja sama, gotong royong, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, kehadiran Jembatan Gantung Perintis diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak peningkatan konektivitas serta kualitas hidup masyarakat di wilayah Aceh Tenggara.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

TNI-Polri

Babinsa Koramil 06/Jagong Bantu Perbaikan Pipa Air Bersih, Dukung Ketahanan Pangan Warga

Daerah

TNI AD Rampungkan Jembatan Modular 30 Meter di Aceh Tamiang, Akses Warga Tanjung Genteng Kembali Normal

TNI-Polri

Jum’at Berkah, Koramil 02/Bebesen Salurkan Bantuan untuk Jamaah

TNI-Polri

Babinsa Koramil 03/Pegasing Laksanakan Komsos Bersama Warga Desa Arul Latong

TNI-Polri

Babinsa Koramil 04/Bintang Gotong Royong Bangun Pagar Lapangan Voli

Pemko Banda Aceh

HUT ke-80 TNI AU, Pemko Banda Aceh Gelar Pangan Murah Bersubsidi untuk Masyarakat

TNI-Polri

Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Tanam Bawang Merah

TNI-Polri

Kapolda Aceh Buka Rapim Polda Aceh 2026 di Aceh Besar, Tekankan Sinergi dan Stabilitas Kamtibmas