Aceh Tengah – Kodim 0106/Aceh Tengah terus mengawal dan mempercepat pembangunan jembatan beton di Desa Kala Pegasing, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Hingga Rabu (4/11/2026), progres fisik pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 7,70 persen.
Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran akses transportasi serta meningkatkan konektivitas antarwilayah desa.
Jembatan dengan panjang 14 meter dan lebar 5 meter tersebut mulai dikerjakan sejak 21 Oktober 2026. Nantinya, jembatan ini akan menghubungkan akses jalan Desa Kala Pegasing dengan Desa Simpang Klaping hingga Desa Kung, Kecamatan Pegasing.
“Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas perekonomian, serta memudahkan transportasi hasil pertanian,” ujar Dandim.
Pembangunan jembatan tersebut diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar 800 jiwa atau 217 kepala keluarga (KK).
Dalam pelaksanaannya, kegiatan pembangunan melibatkan satu personel TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah dan enam orang tenaga tukang yang bekerja langsung di lokasi pembangunan.
Adapun pekerjaan yang dilaksanakan pada Rabu (4/11/2026) meliputi pengecoran sumur. Sementara itu, untuk rencana pekerjaan berikutnya akan dilaksanakan pengecoran lantai jembatan.
Guna mendukung kelancaran pembangunan, sejumlah material juga telah tersedia di lokasi, antara lain pasir sebanyak 13 truk, semen 200 sak, besi berbagai ukuran, batu split sebanyak 8 truk atau sekitar 40 kubik, serta material kayu, papan dan triplek.
Selama pelaksanaan pekerjaan, situasi di lokasi pembangunan terpantau aman dan kondusif. Kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari cerah, sedangkan sore hari mendung.
Dandim menegaskan bahwa pemantauan dan pengawasan terhadap perkembangan pembangunan akan terus dilakukan agar setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
“Harapannya, setelah selesai dibangun, jembatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang dan menjadi akses penghubung yang mendukung kemajuan wilayah serta kesejahteraan warga,” tutupnya.(*)
Editor: Dahlan











