Aceh Tengah – Kodim 0106/Aceh Tengah turut memberikan apresiasi terhadap prestasi santri dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional ke-11 tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Musara Alun, Kampung Blang Kolak I, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (22/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pasi Pers Kodim 0106/Aceh Tengah, Kapten Inf Ridwan, hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kementerian Agama, para guru, serta santriwan dan santriwati dari berbagai dayah di Kabupaten Aceh Tengah.
Upacara yang diikuti sekitar 800 peserta itu mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” dan dipimpin oleh Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., selaku inspektur upacara.
Pada kesempatan tersebut, Kapten Inf Ridwan menyerahkan piagam penghargaan kepada santriwati berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian yang diraih. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi para santri untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan prestasi, dan mengamalkan ilmu yang diperoleh di lingkungan pesantren.
Pasi Pers Kodim 0106/Aceh Tengah, Kapten Inf Ridwan, menyampaikan bahwa santri memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa, tidak hanya melalui penguasaan ilmu agama, tetapi juga dengan memperkuat pendidikan, akhlak, dan wawasan kebangsaan.
Menurutnya, pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berperan dalam membentuk generasi muda berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Ia juga berharap para santri terus meningkatkan kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, mengembangkan kemandirian, serta berkontribusi dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan nasional.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia sekaligus mendorong generasi muda agar terus berperan aktif dalam mengisi pembangunan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat belajar dan berprestasi para santri semakin meningkat sehingga mampu menjadi generasi penerus yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas.(*)
Editor: Dahlan










