Home / Parlementarial / Pemerintah

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:04 WIB

Ketua DPRA: 20 Tahun MoU Helsinki,Aceh Menuju Kesejahtraan Yang Berkelanjutan

mm Rahmat Ramadhan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli. (Foto: dok pribadi)

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli. (Foto: dok pribadi)

Banda Aceh – Dua dekade sudah Aceh menjalani masa damai. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, menegaskan peringatan 20 tahun MoU Helsinki harus menjadi pijakan untuk membangun Aceh yang lebih sejahtera, bukan sekadar mengenang masa lalu.

“Peringatan 20 tahun MoU Helsinki bukan semata tentang masa lalu, tapi soal masa depan Aceh mewujudkan pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat,” kata Zulfadhli, Kamis, 14 Agustus 2025.

Baca Juga :  Bupati Syech Muharram akan Gelar Apel Akbar Bersama Keuchik dan Mukim Se-Aceh Besar

Menurut politisi yang akrab disapa Abang Samalanga ini, banyak kemajuan telah diraih sejak perdamaian terwujud, mulai dari infrastruktur, sosial, pendidikan, keagamaan, hingga ekonomi. Namun, pencapaian tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.

Baca Juga :  Kadis Pertanian Aceh Besar Ikuti Rakor Monitoring Percepatan Optimalisasi Swasembada Pangan Nasional

Zulfadhli mengatakan, salah satu langkah penting saat ini adalah mendorong revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Upaya tersebut, kata dia, menjadi kunci untuk memastikan perdamaian tetap abadi sekaligus memperkuat berbagai program pembangunan.

“Lewat revisi UUPA, kita berharap dana otonomi khusus bisa kembali diperpanjang sebagai modal melanjutkan pembangunan yang masih sangat dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Resmi Tetapkan Draf Revisi UUPA, 8 Pasal Perubahan dan 1 Pasal Baru

Ia mengingatkan, perdamaian Aceh harus terus dijaga sepanjang hayat.

“Apa yang terjadi di masa lalu harus menjadi pengingat untuk menghindari potensi konflik di masa depan. Mari bersama membangun Aceh yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” demikian Zulfadhli. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Tarmizi: Jika Tidak Beroperasi, Perusahaan di Aceh Barat Akan Dicabut Izinnya dan Diganti Investor Baru

Parlementarial

Fraksi Nasdem DPRA Minta Pemerintah Aceh Perhatikan Kompentensi Guru dan Fasilitas Pendidikan

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Bersama IDI–PDGI Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Terdampak Bencana di Pantai Ceureumen

Aceh Barat

Tarmizi Dorong Pendataan Door to Door DTSEN di Aceh Barat, Operator Gampong Dilatih

Daerah

Listrik Mati-Hidup Dua Hari, Prof. TM. Jamil : Jangan Jadikan Rakyat Korban dari Buruknya Pelayanan Publik

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Muharram Idris Sambangi Puskesmas Lhoong

Aceh Barat

Tarmizi Ingatkan PNS Baru Aceh Barat Bekerja Serius Layani Masyarakat

Parlementarial

Kasus Kekerasan Balita di Daycare Ilegal, DPRK Banda Aceh Dorong Seleksi Psikologi Tenaga Pengajar