Home / Kesehatan / Pemko Banda Aceh

Jumat, 31 Oktober 2025 - 20:00 WIB

Kasus ISPA Naik di Banda Aceh, 14 Warga Positif Influenza A

mm Redaksi

Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. dok. Pemko Banda Aceh

Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. dok. Pemko Banda Aceh

Banda Aceh — Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melaporkan adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sejak Agustus hingga September 2025. Kenaikan kasus ini disertai konfirmasi sejumlah warga positif Influenza A di wilayah Banda Aceh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan pada Jumat (31/10/2025) bahwa jumlah kasus ISPA naik dari 1.612 kasus pada Agustus menjadi 1.860 kasus pada September 2025.

“Sampai dengan 29 Oktober 2025, dari pemeriksaan 41 spesimen pasien dengan gejala Influenza Like Illness (ILI) di site sentinel ILI UPTD Puskesmas Banda Raya, ditemukan 14 kasus positif Influenza A dan 2 kasus positif Influenza B, sementara 25 kasus lainnya negatif,” ujar Wahyudi saat dihubungi melalui telepon.

Baca Juga :  Bocor Jantung, Bayi Usia 3 Bulan Asal Abdya Butuh Bantuan untuk Bolak-balik Berobat ke Banda Aceh

Wahyudi meminta masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta disiplin menerapkan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, memakai masker terutama saat sakit atau di kerumunan, serta menerapkan etika batuk dan bersin,” tegasnya.

Baca Juga :  Biar Nggak Cepet Tua, Minum Teh Hijau Yuk! Ini Manfaatnya Buat Tubuh

Ia juga mengimbau warga yang mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot, atau memiliki riwayat kontak dengan faktor risiko agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Kita sudah menginstruksikan rumah sakit, puskesmas, dan pustu untuk memberikan pelayanan 24 jam kepada masyarakat. Jadi, masyarakat diharapkan tenang dan segera datang ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala,” kata Wahyudi.

Baca Juga :  Wamenhan Lepas Satgas Kesehatan TNI Gelombang IV ke Palestina, Tekankan Misi Kemanusiaan dan Nama Baik Indonesia

Dinkes Kota Banda Aceh, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan kasus dan memperkuat langkah pencegahan.

“Kita juga berkolaborasi dengan BPBD Kota Banda Aceh untuk melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi berisiko. Tenaga medis dan petugas kami juga mendapatkan perlindungan optimal dengan APD sesuai standar, serta memperkuat pengendalian infeksi di lingkungan kerja,” tutup Wahyudi.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

BSI Fest Ramadan 1447 H Resmi Ditutup, Wawalko Banda Aceh Dorong UMKM dan Transaksi Digital

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Ajak Anak Yatim Belanja Lebaran, 171 Anak dari Jaya Baru Terima Kupon Rp500 Ribu

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Jeulingke

Pemko Banda Aceh

Penataan Kawasan Rukoh Dimulai, Pemko Banda Aceh Bongkar Bangunan di Atas Drainase

Daerah

Mualem Fokus Selesaikan Tahapan Akhir Pemeriksaan Kesehatan di Singapura Agar Segera Kembali ke Aceh

Daerah

Kondisi Kesehatan Gubernur Mualem di Singapura, Kapan Kembali ke Aceh?

Pemko Banda Aceh

Illiza Resmikan Aplikasi ASN Mengaji dan Tutup Dialog Ramadan 1447 H Pemko Banda Aceh

Kesehatan

Pemprov Aceh dan MER-C Bahas Penguatan Layanan Kesehatan Pascabencana