Home / Aceh Besar

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:54 WIB

Kaprodi UNIDA Soroti Kinerja Setahun Pemkab Aceh Besar, Program Dinilai Warisan Lama

mm Tiara Ayu Juneva

Pemerhati sosial budaya sekaligus Kaprodi Ilmu Komunikasi UNIDA Banda Aceh, M. Nur. Foto: Dok. Istimewa

Pemerhati sosial budaya sekaligus Kaprodi Ilmu Komunikasi UNIDA Banda Aceh, M. Nur. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Setahun sudah Muharram Idris bersama Syukri memimpin Kabupaten Aceh Besar dengan janji menghadirkan perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun hingga kini, sebagian publik masih mempertanyakan di mana letak perubahan tersebut.

Pemerhati sosial budaya sekaligus Kaprodi Ilmu Komunikasi Universitas Iskandar Muda (UNIDA) Banda Aceh, M. Nur, menilai secara faktual belum terlihat pergeseran signifikan dalam pola pengelolaan pemerintahan di lingkungan Pemkab Aceh Besar.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Antar Keberangkatan Ketua Komisi IV DPR RI di Bandara SIM 

Ia bahkan menyebut narasi pembangunan yang belakangan dipublikasikan lebih menyerupai kelanjutan program lama ketimbang capaian baru pemerintahan Muharram–Syukri.

M. Nur mencontohkan pemberitaan Harian Serambi Indonesia edisi Jumat, 13 Februari 2026, berjudul “Aceh Besar Menapak Fondasi, Merajut Harapan”. Menurutnya, sejumlah program yang disebutkan dalam laporan tersebut merupakan agenda lanjutan pemerintahan sebelumnya.

Baca Juga :  Dipimpin Putra Asli Sibreh, Syech Muharram Ajak Dandim Baru Bersinergi Bangun Aceh Besar & Banda Aceh

“Disebutkan ada program pemberdayaan UMKM, bantuan modal usaha mikro, dan pendampingan pelaku usaha. Pertanyaannya sederhana, apakah itu benar-benar ada dalam APBK 2026? Jika ada, jalankan dengan serius dan tepat sasaran. Jika tidak, ini bukan sekadar janji kosong, ini pembohongan publik,” tegasnya kepada awak Media, Sabtu (14/02/2026), di Banda Aceh.

Baca Juga :  Pegawai Panti Sosial Aneuk Nanggroe Dinilai Bekerja dengan Hati, Ombudsman Angkat Topi

Ia menambahkan, publik berhak mendapatkan transparansi dan kejelasan arah kebijakan pembangunan daerah, terutama terkait program prioritas yang dijanjikan saat kampanye.

Menurutnya, pemerintahan daerah perlu menunjukkan indikator kinerja yang terukur agar masyarakat dapat menilai secara objektif capaian satu tahun kepemimpinan tersebut.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Satpol PP Aceh Besar Hentikan Tambang Pasir Laut Ilegal

Aceh Besar

Kolaborasi Islamic Relief dan Baitul Mal, 2 Warga Blang Bintang Terima Rumah Layak Huni Tipe 36

Aceh Besar

Antusias Warga Lembah Seulawah di Musrenbang 2027, Fokus Infrastruktur, Pertanian, dan Pariwisata

Aceh Besar

Kemeriahan HUT ke-80 RI Terasa di RSAN Dinas Sosial Aceh, Anak-anak Ikuti Lomba Meriah

Aceh Besar

Satpol PP-WH Aceh Besar Jaring 31 Pelanggar Busana Islami

Aceh Besar

Camat Darul Imarah Hadiri Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD di Rindam Iskandar Muda

Aceh Besar

Dukungan Polda Aceh untuk Kerajinan Lokal, Dir Intelkam Kunjungi Dekranasda Aceh Besar
Pelanggar Syariat

Aceh Besar

7 Muda-Mudi Pelanggar Syariat Aceh Besar Dilimpahkan ke Kejari