Home / Daerah / Peristiwa

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:34 WIB

Jembatan Bailey Kuta Blang Macet Parah, Arus Banda Aceh–Medan Belum Lancar

mm Tiara Ayu Juneva

Antrean kendaraan mengular di kawasan Jembatan Bailey, Kuta Blang, Bireuen, akibat sistem buka-tutup arus di jalur nasional Banda Aceh–Medan, Ahad (11/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Antrean kendaraan mengular di kawasan Jembatan Bailey, Kuta Blang, Bireuen, akibat sistem buka-tutup arus di jalur nasional Banda Aceh–Medan, Ahad (11/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bireuen – Arus lalu lintas di jalur nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di kawasan Jembatan Bailey, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, mengalami kemacetan parah pada Ahad malam, 11 Januari 2026. Kepadatan kendaraan terjadi sejak pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB dan hingga malam hari arus lalu lintas masih belum berjalan lancar.

Kemacetan dipicu oleh keterbatasan kapasitas Jembatan Bailey yang berfungsi sebagai jembatan darurat. Selain itu, penerapan sistem buka-tutup arus kendaraan menyebabkan antrean panjang dari kedua arah, terutama pada malam hari saat volume kendaraan meningkat.

Baca Juga :  DPD PBN dan ASWIN Provinsi Aceh Doakan Jamaah Calon Haji: “Beutrok Neujak, Beutrok Bak Neuwo, Dua Boh Nanggroe Allah Peulara”

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer. Kendaraan besar seperti truk dan bus antarprovinsi mendominasi arus lalu lintas, sehingga memperlambat pergerakan kendaraan lainnya.

Sejumlah pengendara mengeluhkan lamanya waktu tunggu untuk dapat melintasi jembatan. Salah seorang pengguna jalan, Nadia, meminta pihak berwenang mengatur arus lalu lintas dengan lebih baik agar kemacetan tidak semakin parah.

“Seharusnya ada pengaturan yang jelas. Misalnya, kendaraan dari arah Medan menuju Banda Aceh dialihkan melalui jalur Awe Geutah, sementara dari Banda Aceh ke Medan tetap melalui Kuta Blang,” ujar Nadia saat ditemui di lokasi kemacetan.

Baca Juga :  Babinsa Serka Erwandi Dampingi Petani Rawat Tanaman Tomat di Desa Karang Rejo

Menurutnya, pengaturan arus yang terarah akan membantu mengurangi penumpukan kendaraan di satu titik, terutama di sekitar Jembatan Bailey yang memiliki kapasitas terbatas.

Hingga pukul 21.30 WIB, arus lalu lintas di kawasan tersebut masih tersendat dan belum kembali normal. Petugas gabungan dari kepolisian dan instansi terkait terus melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai antrean kendaraan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penanggung jawab jalan lintas nasional Banda Aceh–Medan terkait penanganan kemacetan maupun skema pengaturan arus lalu lintas di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Habiburokhman: DPR Capek Bikin Undang-Undang, tapi Gampang Dipatahkan MK

Masyarakat diimbau tetap bersabar, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila tidak memiliki kepentingan mendesak selama jembatan darurat masih difungsikan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Terharu Relawan Dapur MBG SPPG Ameria Bahagia Dapat THR dan Bingkisan
Tambang Rakyat

Daerah

Kunjungi Abdya, APRI Aceh Selatan Pelajari Tambang Rakyat
HUT ke-54 Korpri

Daerah

HUT ke-54 Korpri, ASN Polda Aceh Sambangi Pensiunan PNS
Calon Bintara TNI AD

Daerah

Kasdam IM Pimpin Seleksi Ketat 1.240 Calon Bintara TNI AD

Daerah

FGD Koalisi HAM: Pulau Sudah Kembali, Kini Saatnya Bangun Masa Depan

Daerah

Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Pengamanan Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Daerah

Ketua PBN Aceh, Drs. Isa Alima, Apresiasi Langkah Forbes dalam Menyikapi Polemik Empat Pulau di Aceh Singkil

Daerah

Kodam IM Selesaikan Pembangunan 62 SDD, Pangdam: Solusi Nyata untuk Pascapanen Petani Aceh