Home / Daerah / News

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Isi Pelatihan Reje Terpilih Hari Kedua, Wabup Muchsin Hasan Tekankan Pemerintahan Kampung Ujung Tombak Pembangunan

mm Rizkan Ekan

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP, menjadi narasumber pada Pelatihan Awal Masa Jabatan Reje Terpilih se-Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2025-2026, yang dilaksanakan di Hotel Grand Penamas, Kecamatan Bebesen, Rabu (28/10/26).foto:Doc,ist.

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP, menjadi narasumber pada Pelatihan Awal Masa Jabatan Reje Terpilih se-Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2025-2026, yang dilaksanakan di Hotel Grand Penamas, Kecamatan Bebesen, Rabu (28/10/26).foto:Doc,ist.

Takengon – Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP, menjadi narasumber pada Pelatihan Awal Masa Jabatan Reje Terpilih se-Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2025-2026, yang dilaksanakan di Hotel Grand Penamas, Kecamatan Bebesen, Rabu (28/10/26).

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya. Pada hari pertama, Selasa (27/10/26), pelatihan dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, dengan diikuti sebanyak 75 orang Reje terpilih. Kemudian dilanjutkan pada hari ini dengan jumlah peserta sebanyak 74 orang Reje terpilih, sehingga total Reje terpilih yang mengikuti pelatihan berjumlah 149 peserta.

Sebelum Wabup Muchsin mengisi materi, Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Aceh Tengah, Ismail, SE, M.Si, melaporkan bahwa terkait penyelenggaraan pemerintahan desa, saat ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah mengalami perubahan kedua melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang ditetapkan dan berlaku sejak 25 April 2024.

Baca Juga :  Pendapatan Daerah Naik, Bupati Asahan Paparkan Perubahan APBD 2025 di DPRD

Selanjutnya, Wabup Muchsin memberikan materi terkait arah kebijakan pembangunan Aceh Tengah. Beliau menjelaskan bahwa materi tersebut sama seperti yang dibawakan oleh Bupati Aceh Tengah, namun akan disampaikan dari perspektif yang berbeda.

“Hari ini saya akan menjuruskan Bapak-bapak sekalian kepada arah kebijakan pembangunan kampung melalui perspektif politik, karena basic saya dari partai politik. Pemerintahan dan politik ini berjalan selaras dan berkesinambungan,” ujar Wabup Muchsin di hadapan para peserta.

Wabup Muchsin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program baru dari Bupati dan Wakil Bupati melalui DPMK untuk mengedukasi dan melatih para Reje yang baru terpilih.

Baca Juga :  Apel Operasi Zebra Seulawah 2025, Kapolres Jadi Inspektur

“Kegiatan ini merupakan program baru dari Bapak Bupati dan saya melalui DPMK untuk mengedukasi dan melatih saudara-saudara Reje yang baru terpilih untuk menjalankan tugas yang diamanahkan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup Muchsin menegaskan bahwa pemerintahan kampung merupakan ujung tombak pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Pemerintahan kampung merupakan ujung tombak pelaksanaan pembangunan di daerah. Oleh karena itu, akan ada masanya permasalahan-permasalahan yang Bapak-bapak hadapi menemui jalan buntu dan kami sebagai partner kerja harus turun membantu dengan jenjang yang sudah ada,” katanya.

Wabup Muchsin menjelaskan alur koordinasi yang harus dipahami oleh para Reje agar struktur pemerintahan berjalan dengan baik.

Baca Juga :  HIPMI, Kadin, dan IWAPI Kolaborasi Dukung Pemulihan Aceh: Sekda M. Nasir Paparkan Kondisi Terbaru Bencana

“Yang pertama jika menemui jalan buntu tentunya Bapak-bapak sekalian harus menemui Camat untuk menyelesaikan masalah dan apabila tidak menemui jalan maka silahkan berkoordinasi dengan DPMK. Hal-hal seperti ini perlu dipahami agar struktural dalam pemerintahan tidak hanya menjadi kiasan belaka,” tegasnya.

Wabup Muchsin juga menjelaskan bahwa aspek pembangunan desa saat ini harus selaras dengan visi misi daerah agar keselarasan terjalin untuk menciptakan pelayanan masyarakat yang lebih optimal.

Mengakhiri materinya, Wabup Muchsin mengingatkan bahwa antara pemerintah kabupaten dan pemerintah kampung adalah satu kesatuan.

“Kita adalah satu kesatuan pemerintahan yang sama-sama bertugas untuk kepentingan masyarakat karena dipilih oleh masyarakat,” tegas Wabup Muchsin menutup materinya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

News

Gubernur dan Istri Bersilaturahmi di Kampung Halaman, Disambut Antusias Warga

Daerah

Santri Dayah Banda Aceh Siap Bersaing di MQK IV Tingkat Provinsi Aceh 2025

Daerah

Sekjen Kemenag: KUA Garda Terdepan Jaga Ketahanan Keluarga

Daerah

Amankan Aksi Serikat Tani, Polres Aceh Utara Turunkan 130 Personel

Daerah

Pangdam IM Terima Audiensi HOKA MC, Dukung Touring Merah Putih Perkuat Nasionalisme

News

Hati-hati, Hoaks Akun Facebook “Gubernur Aceh” Tawarkan Bantuan Palsu
Hari Bakti Pemasyarakatan

Daerah

Bupati Tagore Hadiri Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan
Seleksi PAG

Daerah

Kapolda Aceh Tinjau Seleksi PAG, Tekankan Profesionalisme