Home / Pendidikan

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 20:43 WIB

Guru Aceh Tembus Level Internasional, Belajar AI di China

mm Redaksi

Nuraisyiah, guru dari SMAN 1 Kuala Bireuen, terpilih untuk mengikuti Seminar on School Principals/Teachers for ASEAN Countries yang diselenggarakan oleh Yunnan Normal University di Kunming, Provinsi Yunnan, China, mulai tanggal 14 hingga 27 Oktober 2025. dok. Ist

Nuraisyiah, guru dari SMAN 1 Kuala Bireuen, terpilih untuk mengikuti Seminar on School Principals/Teachers for ASEAN Countries yang diselenggarakan oleh Yunnan Normal University di Kunming, Provinsi Yunnan, China, mulai tanggal 14 hingga 27 Oktober 2025. dok. Ist

China – Satu lagi prestasi membanggakan dunia pendidikan Aceh. Nuraisyiah, guru SMAN 1 Kuala Bireuen, terpilih mengikuti Seminar on School Principals/Teachers for ASEAN Countries di Yunnan Normal University, Kunming, China, 14–27 Oktober 2025.

Program bergengsi ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Perdagangan China dan Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri Kementerian Sekretariat Negara Indonesia, dengan tujuan memperkuat hubungan pendidikan multilateral antara kedua negara.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Kemandirian Bangsa di Pembekalan Sekolah Rakyat

Keikutsertaan Nuraisyiah menegaskan kemampuan guru Aceh berkiprah di tingkat internasional. “Kesempatan ini luar biasa untuk belajar dari pendidik ASEAN dan melihat sistem pendidikan maju di China,” ujarnya.

Baca Juga :  MAN 2 Tapanuli Tengah Jalin Persahabatan Internasional Lewat Proyek Penpal dengan Malaysia

Selama 14 hari, Nuraisyiah bersama 10 guru Indonesia lainnya akan bertukar pengalaman dengan pendidik dari Myanmar, Laos, dan Thailand, mempelajari pendidikan modern, budaya, filosofi pendidikan China, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di kelas.

Baca Juga :  BNI Serahkan Bantuan Operasional untuk SMA Taruna Nusantara Malang

“Saya ingin mempelajari penerapan AI agar di Aceh teknologi pembelajaran berkembang tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan,” tambahnya.

Nuraisyiah berharap pengalaman ini bisa dibagikan ke guru dan siswa di Bireuen, menjadi jembatan pengalaman internasional untuk inovasi pendidikan lokal.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemerintah Aceh Usul Bangun Sekolah Unggul Garuda Baru di Kuta Malaka Aceh Besar

Pemerintah Aceh

Ajang FLS3N Disabilitas Wilayah III Dimulai, Disdik Aceh: Ini Panggung Bagi Talenta Istimewa

Daerah

Atasi Pertambangan Ilegal di Aceh, IMM Gelar FGD, Ini Solusi Ditawarkan Narasumber

Pendidikan

Ruwaidawati Nikmati Tantangan Mengajar di Kelas Digital MTsN 1 Gayo Lues

Daerah

Jaksa Masuk Sekolah di Aceh Timur, Kejati Aceh Edukasi Siswa SMAN 1 Idi Rayeuk Soal Pelecehan Seksual
Guru

Pendidikan

Guru CPNS Baida Rani Mengabdi di Pelosok Humbang Hasundutan

Pendidikan

Muhammad Zubir Dikukuhkan Jadi Kaprodi HTN STAI Nusantara

Pendidikan

MAN 1 Medan Raih Medali Perak di WICE 2025