Aceh Timur – Forum Gemar Makan Ikan (Forikan) Kabupaten Aceh Timur bekerja sama dengan Dinas Perikanan setempat menggelar kegiatan intervensi stunting di Desa Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak, Kamis (21/8/2025).
Ketua Forikan Aceh Timur, Ny. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag., menyebutkan bahwa Desa Lhok Dalam termasuk salah satu desa berisiko stunting dengan jumlah 46 anak yang mengalami kondisi tersebut.
“Desa Lhok Dalam merupakan salah satu desa resiko stunting di Kabupaten Aceh Timur, dengan jumlah sebanyak 46 orang anak yang mengalami stunting. Kalau kita lihat letak geografisnya, Desa Lhok Dalam termasuk dekat dengan wilayah pesisir yang pengahsilan utamanya adalah ikan,” ujar Lismawani.
Ia menjelaskan, ikan memiliki kandungan gizi yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. “Ikan adalah sumber protein hewani kaya nutrisi, yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan otak anak sejak dalam kandungan. Di dalam ikan terkandung protein, asam lemak omega 3, kalsium, vitamin D, vitamin B12, dan zat besi,” jelasnya.
Menurutnya, konsumsi ikan bukan hanya baik untuk anak, tetapi juga bagi ibu hamil dan menyusui. “Sehingga dengan sering mengkonsumsi ikan, sangat baik untuk mencegah stunting. Tidak hanya bagi anak, perempuan hamil dan menyusui juga harus mengonsumsi ikan, karena apa yang mereka makan akan menjadi asupan bagi anak dan janin di dalam kandungan,” tambahnya.
Sebagai Ketua Forikan Aceh Timur, Lismawani menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah mengatasi stunting. “Melalui wadah organisasi yang saya pimpin selama ini, kami telah melakukan sosialisasi-sosialisasi yang berupaya untuk menurunkan dan menghilangkan stunting di Kabupaten Aceh Timur,” katanya.
Ia berharap, budaya gemar makan ikan dapat menjadi gerakan bersama dalam membangun generasi sehat dan berkualitas. “Sehingga ke depannya tercipta generasi Aceh Timur yang sehat, kuat, cerdas dan berkualitas dengan membudayakan gemar makan ikan sejak usia dini. Insyaallah, ikhtiar kita bersama dalam mewujudkan generasi Aceh Timur, Aceh dan Indonesia yang sehat dan bebas stunting mendapat ridha Allah SWT, sehingga generasi kita mampu bersaing secara global di masa mendatang, mewujudkan generasi Indonesia emas di tahun 2045,” pungkas Lismawani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Bidang Pokja 1 TP PKK, Ny. Fauziah, SKM Adlinsyah, Kadis Perikanan Aceh Timur beserta jajaran, Camat Peureulak bersama unsur forkopimcam, Ketua TP PKK Kecamatan Peureulak beserta pengurus, Keuchik dan perangkat Desa Lhok Dalam, serta Ketua TP PKK Desa Lhok Dalam beserta jajaran pengurus.***
Editor: DahlanReporter: Syaiful AB