Home / Daerah

Senin, 7 September 2026 - 22:24 WIB

Dunia Pers Aceh Berduka, Jurnalis Senior Dedi Rahman Meninggal Dunia

mm Redaksi

Jurnalis senior Aceh sekaligus Pemimpin Redaksi Mingguan Kabar Aceh, Dedi Rahman, meninggal dunia di RSUD dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Foto: Dok. Istimewa

Jurnalis senior Aceh sekaligus Pemimpin Redaksi Mingguan Kabar Aceh, Dedi Rahman, meninggal dunia di RSUD dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dunia pers Aceh kembali berduka. Jurnalis senior sekaligus Pemimpin Redaksi Mingguan Kabar Aceh, Dedi Rahman, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Dedi Rahman yang lahir pada 1969 dikenal sebagai salah satu wartawan yang memiliki perjalanan panjang dalam dunia jurnalistik Aceh. Kiprahnya di dunia pers telah berlangsung sejak masa konflik hingga Aceh memasuki era damai.

Sepanjang perjalanan kariernya, Dedi pernah bergabung dengan sejumlah media, di antaranya Koran Peristiwa, Koran Aceh Post, Bukit Barisan, Koran Harian Rajapost, hingga Mingguan Berita Rajapost. Dalam beberapa tahun terakhir, ia mengabdikan diri sebagai Pemimpin Redaksi Mingguan Kabar Aceh.

Baca Juga :  Polresta Banda Aceh Siap Dukung Penegakan Syariat Islam

Dedi juga telah mengantongi sertifikat kompetensi wartawan jenjang Utama, yang merupakan jenjang tertinggi dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Sejak 1998, Dedi dikenal sebagai wartawan yang aktif turun ke lapangan untuk meliput berbagai peristiwa, termasuk ketika konflik bersenjata masih terjadi di sejumlah wilayah Aceh.

Dalam menjalankan tugas jurnalistik pada masa tersebut, Dedi bersama sejumlah wartawan lainnya harus menghadapi situasi lapangan yang penuh risiko. Salah satu jurnalis yang pernah bersamanya dalam menjalankan tugas peliputan, Mohsa El Ramadan, mengenang Dedi sebagai sosok wartawan yang baik dan berdedikasi.

Baca Juga :  Dewan Sorot wacana Penerapan Jam Malam bagi Pelajar di Banda Aceh

“Di ingatan saya, Dedi itu wartawan yang baik dan berdedikasi. Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya,” kata Mohsa El Ramadan, CEO KBA.ONE, Selasa (7/9/2026).

Pengalaman panjang di lapangan menjadikan Dedi sebagai salah satu wartawan yang menyaksikan secara langsung berbagai fase perjalanan Aceh, mulai dari masa konflik hingga perubahan menuju kehidupan masyarakat yang lebih damai.

Di lingkungan pers, Dedi juga dikenal memiliki pergaulan yang luas. Ia dikenal sebagai sosok yang bersahabat, santun, mudah bergaul, serta kerap mencairkan suasana dengan canda.

Kepribadian tersebut membuat Dedi memiliki banyak sahabat dari berbagai generasi di kalangan insan pers Aceh.

Baca Juga :  Aceh Tenggara Sambut Pembentukan Batalyon Teritorial YTP

Kepergian Dedi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para jurnalis yang selama bertahun-tahun mengenalnya. Dedikasinya terhadap dunia jurnalistik menjadi bagian dari perjalanan panjang pers Aceh.

Dedi Rahman meninggalkan seorang istri, Dewi, serta tiga orang putra-putri.

Kepergiannya menjadi kehilangan bagi dunia pers Aceh. Sebagian besar perjalanan hidupnya telah ia dedikasikan untuk berita, ruang redaksi, dan tugas jurnalistik di lapangan.

Selamat jalan, Dedi Rahman. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa, menerima seluruh amal ibadah, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Polsek Pintu Rime Gayo

Daerah

Polsek Pintu Rime Gayo Patroli Wisata, Pastikan Pengunjung Aman

Daerah

Bantuan Kemanusiaan PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh, Wagub Aceh Apresiasi Solidaritas Nasional

Daerah

Kebakaran Hebat Hanguskan Aula Pesantren Ahlussunnah Wal Jamaah di Bener Meriah

Daerah

TNI Hadir di Pedalaman Papua, Masyarakat Wondenggobak Nikmati Pengobatan Gratis

Daerah

950 Warga Gayo Lues Terima Bantuan 5 Ton Ikan Segar dari Forikan Aceh

Daerah

PHRI Aceh Gelar Buka Puasa Bersama Stakeholder Pariwisata dan Anak Yatim di Banda Aceh

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Daerah

Status Gunung Bur Ni Telong Turun ke Level I (Normal)