Home / Daerah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:58 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan Aula Pesantren Ahlussunnah Wal Jamaah di Bener Meriah

mm Rahmat Ramadhan

Ket foto: Petugas kepolisian bersama warga meninjau kondisi bagian dalam aula Pesantren Terpadu Ahlussunnah Wal Jamaah yang hangus terbakar.(Dok/Ist)

Ket foto: Petugas kepolisian bersama warga meninjau kondisi bagian dalam aula Pesantren Terpadu Ahlussunnah Wal Jamaah yang hangus terbakar.(Dok/Ist)

Bener Meriah — Kebakaran melanda gedung aula di Komplek Pesantren Terpadu Ahlussunnah Wal Jamaah, Kampung Kebun Baru, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (29/5/2026) sore.

Peristiwa tersebut menghanguskan bagian lantai dua bangunan dan menyebabkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kapolsek Wih Pesam, Iptu Zahrul, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.10 WIB. Asap tebal pertama kali terlihat dari bagian atap aula sebelum api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh plafon lantai dua.

“Api dengan cepat merambat di sepanjang langit-langit lantai dua yang berbahan triplex dan kayu. Suhu panas yang tinggi bahkan menyebabkan kaca jendela pecah,” ujar Iptu Zahrul.

Baca Juga :  TNI Rehabilitasi SD Kartika XIV-1 Lampriet Banda Aceh

Menindaklanjuti laporan warga, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui BPBD langsung mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi sekitar pukul 17.25 WIB. Petugas Damkar bersama personel TNI-Polri dan masyarakat setempat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman.

Proses pemadaman dilakukan dengan membagi dua sektor penanganan. Satu jalur selang diarahkan ke balkon lantai dua untuk menjangkau titik api, sementara sektor bawah melakukan penyemprotan dan pendinginan guna mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar pesantren.

Selain petugas, puluhan masyarakat, pengurus pesantren, dan para santri turut membantu mengamankan barang-barang penting serta mendukung proses pemadaman di tengah kepulan asap tebal.

Baca Juga :  Sekda Aceh Jemput Menko Imigrasi dan Hukum Yusril Ihza Mahendra, Laporkan Kondisi Terkini Bencana Hidrometeorologi

Sekitar pukul 18.15 WIB, api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman serta terkendali. Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, plafon dan bagian atap bangunan hangus terbakar. Rangka baja ringan masih berdiri, namun tampak menghitam akibat paparan api dan asap. Sementara itu, tangga serta beberapa bagian struktur kayu terlihat hangus hingga menjadi arang.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tiga ruangan aula di lantai dua mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan.

Baca Juga :  Harga Pangan Turun, TPID Bener Meriah Ikuti Rakor Inflasi Kemendagri

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel di bagian atas plafon. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya titik api yang terlokalisir di area atap tanpa adanya indikasi sumber api dari lantai dasar.

Peristiwa ini diperkirakan akan berdampak pada aktivitas belajar dan kegiatan keagamaan di lingkungan pesantren untuk sementara waktu. Pihak berwenang juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap potensi bahaya lanjutan, seperti runtuhan material bangunan yang telah rapuh akibat terbakar.Saat ini, area terdampak masih dalam pengawasan guna mencegah risiko bagi para santri dan masyarakat sekitar.(*)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Kak Ana Istri Gubernur Aceh Kunjungi Simeulue, Ketua KPA Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi

Daerah

SPS Pusat dan Sumut Bantu Korban Longsor dan Banjir di Sei Lepan dan Brandan Barat

Daerah

Kepala BAST ANRI Sambangi Prof. Dirhamsyah, Apresiasi Pengukuhan Guru Besar Sistem Produksi

Daerah

Polisi Temukan Bong Sabu dalam Mobil dan Amankan 5 Knalpot Brong Saat Razia di Ingin Jaya Aceh Besar

Daerah

Pemkab Aceh Utara Gelar Gotong Royong Massal di Monumen Islam Samudera Pasai Sambut Festival Perkusi Aceh

Daerah

Kontingen Polres Aceh Besar Raih Juara Umum Kejurda Merpati Putih Piala Kapolda Aceh 2025

Daerah

DPD Tani Merdeka Simeulue Resmi Dilantik, Siap Perjuangkan Kesejahteraan Petani

Daerah

Bupati Pidie Jaya Terima 7 unit Armada Untuk Operasional KDMP