Home / Aceh Barat

Senin, 21 Juli 2025 - 17:32 WIB

Di Perairan Aceh Barat, Satpolairud Evakuasi Boat Nelayan Rusak Mesin

mm Syaiful AB

Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Aceh Barat berhasil menemukan dan mengevakuasi satu unit boat nelayan yang mengalami kerusakan mesin di perairan laut wilayah Aceh Barat, Minggu (20/7/2025) sore. Dok. Polres Aceh Barat

Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Aceh Barat berhasil menemukan dan mengevakuasi satu unit boat nelayan yang mengalami kerusakan mesin di perairan laut wilayah Aceh Barat, Minggu (20/7/2025) sore. Dok. Polres Aceh Barat

ACEH BARAT – Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Aceh Barat berhasil menemukan dan mengevakuasi satu unit boat nelayan yang mengalami kerusakan mesin di perairan laut Aceh Barat, Minggu sore, 20 Juli 2025.

Peristiwa ini bermula saat personel menerima laporan dari anggota mooring yang berada di atas sebuah kapal vessel. Ia melihat boat nelayan bermasalah pada posisi sekitar 7 mil laut dari daratan, sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca Juga :  Ketua Muda Seudang Aceh Barat Kecam Tindakan PT Mifa Bersaudara Laporkan Bupati ke Polisi

Menyikapi laporan tersebut, Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Suherman, S.E., langsung mengerahkan tim Satpolairud untuk melakukan pencarian. Bersama sejumlah nelayan, tim berangkat menuju lokasi pada pukul 15.00 WIB.

Sekitar pukul 16.20 WIB, boat yang dilaporkan berhasil ditemukan di titik koordinat 06°7.101′ N dan 97°3.234′ E. Saat ditemukan, boat tersebut sudah berjangkar untuk menghindari hanyut lebih jauh ke tengah laut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, boat diketahui bernama KM. Samudera Rundeng dengan ukuran 6 GT, milik Adi Oriza yang bersandar di Pancang Gampong Rundeng. Boat ini dinakhodai oleh Hasan Basri (36), nelayan asal Gampong Rundeng, didampingi seorang anak buah kapal (ABK) bernama Yudi (37), warga Padang Seurahet yang juga berprofesi sebagai nelayan.

Baca Juga :  Bupati Instruksikan Pengawasan Ketat ASN Nongkrong di Warkop saat Jam Kerja, Siap Tindak Tegas Pelanggar

Personel Satpolairud kemudian menarik boat tersebut ke perairan Gampong Padang Seurahet dan tiba dengan selamat pada pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  Peringingatan Tahun Baru Islam di Aceh Barat: Bupati Tarmizi Ajak Masyarakat Introspeksi Diri dan Terapkan Syariat Islam Secara Kaffah

Kasat Polairud IPTU Suherman menyampaikan, keberhasilan pencarian ini merupakan bentuk respons cepat dan sinergi antara polisi perairan dan masyarakat nelayan.

“Kami mengapresiasi laporan cepat dari rekan mooring dan keterlibatan masyarakat nelayan yang turut serta membantu proses pencarian. Keselamatan pelaut merupakan prioritas utama kami,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para nelayan agar selalu memeriksa kondisi teknis kapal sebelum melaut serta membawa peralatan keselamatan yang memadai sebagai antisipasi terhadap situasi darurat di laut.***

Editor: RedaksiReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Awasi Harga TBS, Bupati Turun Langsung ke Pabrik Sawit

Aceh Barat

Aceh Barat Targetkan 87 Koperasi Desa Merah Putih Rampung Agustus 2026

Aceh Barat

Kapolres Aceh Barat Ajak Pelajar Jauhi Pengaruh Negatif

Aceh Barat

Dorong Ekonomi Kreatif, Pemkab Aceh Barat Salurkan 24 Unit Steling Lapak Usaha
Korban Banjir Aceh Barat

Aceh Barat

Pemprov Aceh Salurkan Bantuan Cepat untuk Korban Banjir Aceh Barat

Aceh Barat

Ketua Dekranasda Aceh Barat Tutup Program PKW, Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Sulaman Benang Emas

Aceh Barat

Plt Sekda Aceh Barat Pimpin Rapat Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Aceh Barat

Anak Badli Klarifikasi Isu Ayahnya Tinggal di Gubuk, Camat Arongan Lambalek Beri Penjelasan