ACEH TENGAH – Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto, mengikuti Rapat Koordinasi Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, TNI, Polri, serta instansi terkait di Gedung Oproom Setdakab Aceh Tengah, Jumat (6/11/2026).
Rapat koordinasi tersebut membahas langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor, seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Pembahasan meliputi kesiapan personel, sarana dan prasarana, pola penanganan bencana, hingga rencana pelaksanaan operasi terpadu apabila terjadi kondisi darurat.
Salah satu langkah yang direncanakan dalam rapat tersebut adalah pembentukan tim patroli bersama untuk memantau kawasan rawan bencana, kawasan hutan, serta titik-titik yang berpotensi mengalami kerusakan lingkungan.
Patroli terpadu nantinya melibatkan KPH, TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan hingga aparatur kampung. Upaya tersebut juga didukung pemetaan wilayah rawan bencana hingga tingkat desa, pendataan sarana penanganan bencana, serta identifikasi kebutuhan jalur evakuasi.
Kehadiran Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto, dalam rapat tersebut merupakan bagian dari koordinasi lintas sektor guna memperkuat kesiapan unsur TNI bersama instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Aceh Tengah.
Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa mitigasi bencana tidak boleh berhenti pada rapat koordinasi, tetapi harus menghasilkan langkah nyata dan rekomendasi yang segera ditindaklanjuti.
Bupati juga mengingatkan bahwa pengalaman bencana yang terjadi pada November 2025 harus menjadi pelajaran bersama. Kerusakan lingkungan,
pembukaan lahan yang tidak sesuai ketentuan, serta aktivitas yang mengabaikan kondisi kawasan hutan dapat meningkatkan risiko bencana ketika hujan turun.
“Menjaga hutan dan lingkungan bukan hanya tanggung jawab KPH, TNI, Polri, atau pemerintah daerah. Ini tanggung jawab kita bersama. Karena itu, diperlukan kerja sama dan ketegasan agar upaya pencegahan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati turut meminta agar patroli dilakukan secara terpadu dengan melibatkan KPH, TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan hingga aparatur kampung.
Melalui koordinasi tersebut, diharapkan sinergi Kodim 0106/Aceh Tengah bersama Polri dan seluruh instansi terkait semakin kuat, baik dalam upaya pencegahan, pemantauan wilayah rawan, maupun percepatan respons apabila terjadi bencana.
Kesiapsiagaan bersama ini diharapkan mampu meminimalkan risiko bencana serta memberikan perlindungan terhadap keselamatan masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah.
Editor: DahlanReporter: Rizkan Ekan











