Home / Daerah

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 06:00 WIB

Bupati Al-Farlaky Desak Pertamina Tuntaskan Kebocoran Gas di Birem Bayeun

mm Redaksi

Pipa Pertagas Bocor, Bupati Al-Farlaky Intruksi Perusahaan Segera Tangani. dok. Diskominsa Kab. Aceh Timur

Pipa Pertagas Bocor, Bupati Al-Farlaky Intruksi Perusahaan Segera Tangani. dok. Diskominsa Kab. Aceh Timur

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menyoroti serius insiden kebocoran pipa gas milik Pertagas di Gampong Paya Tampah, Kecamatan Birem Bayeun. Ia langsung menginstruksikan pihak PT Pertamina Training Consultant (PTC) selaku pelaksana lapangan untuk segera menuntaskan perbaikan di titik kebocoran dan memastikan keamanan warga sekitar.

Kebocoran pipa tersebut diketahui milik PT Pertamina Training Consultant (BUMN) yang menyalurkan gas dari jalur Arun–Belawan. Berdasarkan laporan yang diterima Bupati Al-Farlaky, kebocoran terjadi di kawasan Afdeling III PTPN IV Regional VI dan telah berlangsung selama tiga hari terakhir akibat turunnya kontur tanah yang menyebabkan pipa bergeser dan retak hingga memunculkan semburan gas.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Tinjau Seleksi PAG, Tekankan Profesionalisme

“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur meminta pihak Pertamina melalui PTC agar bergerak cepat menuntaskan perbaikan di titik kebocoran. Penanganan ini tidak boleh setengah-setengah karena menyangkut keselamatan masyarakat,” tegas Bupati Al-Farlaky dalam siaran pers yang dikeluarkan Bagian Prokopim Setdakab Aceh Timur, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga :  Makanan Gratis dari Satgas Yonif 112 Jadi Sarapan Warga

Menurut laporan di lapangan, kebocoran serupa pernah terjadi pada Januari 2025 di lokasi yang sama dan telah diperbaiki sementara. Namun, akibat kondisi tanah yang terus menurun, kebocoran kembali muncul.
Meski pihak pengawas menyebut gas yang keluar tidak beracun, bau gas tercium menyengat hingga radius satu kilometer dari permukiman warga.

Bupati menegaskan agar Pertamina tidak menunggu situasi semakin memburuk, terutama menjelang musim penghujan yang dikhawatirkan dapat memperlambat proses perbaikan. “Kita minta ada langkah preventif jangka panjang. Jangan menunggu pipa rusak baru diperbaiki, tapi perlu perencanaan teknis agar pergeseran tanah tidak kembali memicu kebocoran,” ujar Al-Farlaky.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Syech Muharram Sambut Tim Penilai Lomba Gampong di Beuradeun

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Muspika Birem Bayeun dan aparat Polsek setempat yang telah melakukan pemantauan, sosialisasi kepada masyarakat, serta deteksi dini potensi gangguan kamtibmas di sekitar lokasi. “Koordinasi lintas sektor sangat penting agar tidak ada dampak sosial maupun lingkungan yang lebih besar,” pungkas Al-Farlaky.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

43 ASN Formasi 2024 Ikuti Pelatihan Dasar Satpol PP & WH Bener Meriah

Daerah

TNI Sigap Bersihkan Longsor yang Putus Akses Jalan di Aceh

Daerah

Gubernur Aceh Pimpin Upacara Hari Bhayangkara di Blang Padang

Daerah

Kompolnas Apresiasi Polwan Rosita Rahayu atas Peran di Misi Perdamaian Aceh

Daerah

Lebih dari 1.500 Santri Ikuti Wawancara Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

Daerah

Wereng Serang Sawah di Aceh Utara, Dinas Pertanian Lakukan Penyemprotan Massal

Daerah

Pawai Budaya HUT ke-80 RI di Banda Aceh, Kasdam IM Ikut Hadir

Daerah

Sosok Pelaku Pembacokan Yang Tewaskan 5 Orang Sekeluarga di Aceh Tenggara, 1 Korban Masih Balita