Home / Daerah

Sabtu, 8 November 2025 - 12:00 WIB

Kapolda Aceh Minta Penegakan Hukum Lalu Lintas Lebih Humanis

mm Redaksi

Kapolda saat membuka Rapat Kerja (Raker) dan Evaluasi Fungsi Lalu Lintas di Hotel Amel Convention Hall, Kota Banda Aceh, Jumat, 7 November 2025. dok. Polda Aceh

Kapolda saat membuka Rapat Kerja (Raker) dan Evaluasi Fungsi Lalu Lintas di Hotel Amel Convention Hall, Kota Banda Aceh, Jumat, 7 November 2025. dok. Polda Aceh

Banda Aceh – Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, menegaskan pentingnya pengawasan internal serta keseimbangan antara penegakan hukum dan edukasi bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja (Raker) dan Evaluasi Fungsi Lalu Lintas di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Jumat (7/11/2025).

Menurut Marzuki Ali Basyah, tantangan bidang lalu lintas di Aceh masih cukup tinggi. Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) periode Januari hingga Oktober 2025, tercatat 2.732 kecelakaan dengan 560 korban meninggal dunia, 313 luka berat, dan 3.992 luka ringan.

Baca Juga :  Kepala SDN 1 Blang Jorong Beserta Dewan Guru dan Jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2025

Selain itu, terdapat 18.594 pelanggaran tilang dan 23.038 teguran yang dikeluarkan jajaran lalu lintas pada periode tersebut.

“Data ini menjadi pengingat bahwa disiplin dan keselamatan berlalu lintas bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga tanggung jawab moral seluruh anggota Polri dan masyarakat,” tegasnya.

Jenderal bintang dua itu juga menyoroti pentingnya keteladanan anggota dalam pelaksanaan tugas. Ia menyebut keberhasilan fungsi lalu lintas tak hanya diukur dari banyaknya penindakan, tetapi juga dari kemampuan anggota membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Tarmizi Panyang Sampaikan Rancangan Perubahan APBK 2025 dan KUA-PPAS 2026 di DPRK Aceh Utara

“Penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan edukasi dan pelayanan yang humanis. Keseimbangan antara keduanya adalah kunci untuk menciptakan budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kapolda juga mengajak seluruh jajaran meningkatkan sinergi lintas instansi dengan dukungan teknologi digital agar sistem penanganan lalu lintas lebih presisi, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, kolaborasi semacam ini dapat memperkuat tata kelola keselamatan jalan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh turut memberikan penghargaan kepada sejumlah satuan lalu lintas berprestasi yang dinilai berhasil berinovasi dalam pengelolaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pelayanan publik yang humanis.

Baca Juga :  Penyidik Satreskrim Polres Aceh Besar Kirim Berkas Dugaan Pemalsuan Dokumen Rekrutmen PPPK ke Jaksa

Acara itu juga dihadiri Wakapolda Aceh, Irwasda, para pejabat utama Polda Aceh, Kasatlantas Polres/ta jajaran, serta tamu undangan dari instansi terkait, termasuk Kepala BPKA, Kadishub, Kadis PUPR, Kadinkes Aceh, dan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Banda Aceh.

Raker dan evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen Polda Aceh dalam mewujudkan visi “Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu” — institusi yang bermartabat, profesional, dan hadir untuk keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Dedi Saputra, SE ( tengah ) Koordinator Aliansi Solidaritas Pemuda Pidie Jaya, Foto: Dok/ Muhammad Rissan

Daerah

Bantuan Stimulan Pascabanjir di Pidie Jaya Diduga Tidak Adil dan Bermasalah

Daerah

Perkuat Pengawasan Syariat Islam, DSI Banda Aceh Fokuskan Peran Muhtasib Gampong

Daerah

Perkuat Organisasi Media Siber, SMSI Lantik Pengurus di 10 Kabupaten/Kota Aceh

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Daerah

Kapolda Jatim Tinjau Langsung Pencarian Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Daerah

Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Buka Lahan Cabai di Desa Jamur Konyel

Daerah

Jembatan Tenge Besi di Bener Meriah Rampung Diperbaiki, Akses Warga dan Distribusi Logistik Kembali Normal

Daerah

Afdhal Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni Aceh melalui SMS