Home / Daerah

Rabu, 29 Oktober 2025 - 06:00 WIB

Illiza Bahas Kota Rendah Karbon Banda Aceh di Forum APEKSI

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi salah satu pemateri dalam Knowledge Management Forum (KMF) 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Selasa (28/10/2025), di Ballroom Hotel VASA, Surabaya. DOK. PEMKO BANDA ACEH

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi salah satu pemateri dalam Knowledge Management Forum (KMF) 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Selasa (28/10/2025), di Ballroom Hotel VASA, Surabaya. DOK. PEMKO BANDA ACEH

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi salah satu pemateri dalam Knowledge Management Forum (KMF) 2025 yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Selasa (28/10/2025), di Ballroom Hotel VASA, Surabaya.

Forum yang mengusung tema “Menuju Kota Berkelanjutan Melalui Penerapan Transisi Energi di Bangunan Gedung” itu dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri PUPR, Ir. Diana Kusumastuti, M.T.

Dalam sambutannya, Wamen PUPR menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan kota berkelanjutan dengan penerapan efisiensi energi dan bangunan hijau.

Baca Juga :  Anggota DPRK Aceh Besar Lobi Proyek Smart City Ke Investor Korea Selatan

“Penerapan konsep green building dan smart building menjadi bagian penting dalam mencapai target Net Zero Emission 2060. Transformasi bangunan hijau strategis bagi Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 31,89 persen tanpa syarat dan 43,20 persen dengan dukungan internasional pada 2030,” ujar Wamen PUPR.

Setelah pembukaan, forum dilanjutkan dengan City Sharing Session yang menghadirkan narasumber dari tiga kota, yakni Banda Aceh, Magelang, dan Tegal. Illiza tampil sebagai pemateri pertama dengan topik “Low Carbon Model Town (LCMT) melalui Infrastruktur Bangunan Hijau dan Platform Manajemen di Kota Banda Aceh.”

Baca Juga :  Reje Juandi Tegaskan Pentingnya Sinergi dalam Ketahanan Pangan Desa

Dalam pemaparannya, Illiza menjelaskan langkah nyata Pemko Banda Aceh dalam menekan emisi karbon, seperti retrofitting gedung pemerintah, penerapan PLTS atap, dan revisi kebijakan menuju bangunan hijau di tingkat kota.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kota kecil pun dapat memberi kontribusi besar terhadap bumi. Penerapan konsep Low Carbon Model Town bukan hanya tentang efisiensi energi, tetapi juga tentang perubahan budaya dan kesadaran kolektif untuk beribadah melalui kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Illiza.

Baca Juga :  DPMG Catat 220 BUMG di Aceh Besar Masuk Kategori Berkembang

Ia juga mengungkapkan sejumlah inisiatif strategis, seperti kerja sama dengan KOICA Korea Selatan, Toyama City Jepang, Universitas Syiah Kuala (USK), dan ITB, serta rencana pembangunan Banda Aceh Academy sebagai pusat pembelajaran dan inovasi berkonsep green building.

Forum ini turut dihadiri Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, serta sejumlah pakar dan praktisi seperti Dr. Johannes Anhorn dari GIZ, Yadi Krisnadi dari Ecobuild, Deka Triwibowo dari IABHI, dan Anastasia Yolanda dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Mantan Menteri Agama RI Hadiri KOMA 6 Ontahood di Takengon, Kagumi Pesona Gayo

Daerah

Rayakan HUT ke-80 TNI, Kodam Iskandar Muda akan Gelar Upacara Militer di Blang Padang

Daerah

Utamakan Kualitas, Pemborong Supriadi Tegas Awasi Pembangunan KDMP 

Daerah

Kios Ilegal di Simpang Keudah Diamankan Satpol PP WH Banda Aceh, Pelanggaran Qanun 6/2018

Daerah

Kapolda Aceh Buka Bimtek Keuangan Polri, Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Integritas

Daerah

Sekda Aceh Temui Bupati Aceh Timur, Bahas Penanganan Dampak Banjir

Daerah

Baitul Mal Banda Aceh Salurkan Rp 2 Miliar Modal UMKM untuk 1.000 Pelaku Usaha

Daerah

Semangat Menyambut Iduladha 1447 H, Warga Gampong Keulilee Sembelih Hewan Qurban untuk Masyarakat