Home / Pendidikan

Senin, 20 Oktober 2025 - 07:00 WIB

HydroGO, Karya Cerdas Siswi MAN IC Pekalongan untuk Petani

mm Redaksi

Dua siswi MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan, Ulviana Dianti Zahra dan Lunadhia Ajjasefti Arumi, mencuri perhatian lewat inovasi teknologi pertanian pintar bertajuk HydroGO. dok. Kemenag RI

Dua siswi MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan, Ulviana Dianti Zahra dan Lunadhia Ajjasefti Arumi, mencuri perhatian lewat inovasi teknologi pertanian pintar bertajuk HydroGO. dok. Kemenag RI

Pekalongan – Dua siswi MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan, Ulviana Dianti Zahra dan Lunadhia Ajjasefti Arumi, sukses menciptakan inovasi teknologi pertanian modern bernama HydroGO. Alat ini merupakan sistem perawatan dan monitoring otomatis untuk tanaman hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) yang mendukung konsep Smart Farming 5.0.

Ide pembuatan alat tersebut muncul dari keprihatinan terhadap semakin sempitnya lahan pertanian di wilayah perkotaan akibat pembangunan pesat. Masyarakat kini banyak beralih ke sistem hidroponik, namun perawatannya kerap terkendala karena membutuhkan pengawasan rutin. Dari situ, lahirlah HydroGO sebagai solusi pintar dengan teknologi sensor dan sistem otomatisasi.

Baca Juga :  AICIS+ 2025 Banjir Peminat, Lebih 1.000 Naskah Penelitian dari 18 Negara Diterima

“HydroGO kami rancang agar petani bisa memantau kondisi pH air, suhu, dan nutrisi tanaman dari mana saja lewat website yang terhubung langsung dengan alat,” ujar Ulviana, salah satu inovator muda tersebut di MAN IC Pekalongan, Minggu (19/10/2025).

Ia menambahkan, alat ini juga mampu menyesuaikan kadar nutrisi dan pH secara otomatis sesuai kebutuhan tanaman.

Hasil uji lapangan menunjukkan, HydroGO dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman sekaligus menekan risiko kerusakan dari 10 persen menjadi hanya 5 persen. Dari sisi ekonomi, pendapatan petani yang menggunakan alat ini meningkat hingga 24,69 persen dibandingkan metode konvensional.

Baca Juga :  Wamendiktisaintek Prof Stella Christie Minta Politeknik Aceh Terus Perkuat Penelitian

Selain efisien, alat ini juga ramah lingkungan karena mampu menghemat penggunaan air dan nutrisi. Inovasi tersebut sejalan dengan tema “Kewirausahaan Hijau: Solusi Lokal untuk Masa Depan Berkelanjutan” yang diusung Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025.

Guru pembimbing MAN IC Pekalongan menilai karya ini sebagai bukti bahwa siswa madrasah memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi pertanian digital. “HydroGO bukan sekadar alat, tapi representasi generasi muda yang berpikir ilmiah dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Santri Al Mukhlisin Sibuhuan Juara 1 MQK Internasional Bidang Tafsir

Ke depan, tim HydroGO berencana mengembangkan fitur tambahan berupa aplikasi mobile agar pemantauan tanaman bisa dilakukan lebih praktis melalui gawai. Mereka juga sedang menjajaki kerja sama dengan komunitas petani hidroponik dan Dinas Pertanian setempat untuk memperluas penerapan teknologi tersebut.

Dengan semangat riset dan inovasi, karya HydroGO menjadi bukti nyata bahwa masa depan pertanian Indonesia juga berada di tangan generasi muda yang kreatif, visioner, dan peduli terhadap lingkungan.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Disdik Aceh Tegaskan Tidak Ada Biaya Pendaftaran Ulang SPMB 2025

Pendidikan

Kemenag Buka Pendaftaran PTP KIP Kuliah 2025, Ini Syarat dan Jadwalnya

Pemerintah Aceh

ASN Mengajar Aceh Dapat Dukungan Penuh Dinas Pendidikan, Targetkan Anak Marginal di Lamteuba

Pendidikan

Siswi MAN 1 Deli Serdang Siap Bawa Pulang Medali Pickleball

Daerah

Atasi Pertambangan Ilegal di Aceh, IMM Gelar FGD, Ini Solusi Ditawarkan Narasumber

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Apresiasi Kreativitas Guru PAUD pada Pentas Seni Himpaudi 2026

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Pastikan PBM Semester Genap 2025/2026 Tetap Dimulai 5 Januari Meski Dilanda Bencana

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Terima Bus Sekolah Hasil Advokasi DPR RI Irmawan