Home / Nasional

Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:00 WIB

Jawa Timur Raih Juara Qasidah Kolaborasi STQH Nasional

mm Redaksi

Provinsi Jawa Timur meraih juara pertama Lomba Qasidah Kolaborasi pada ajang Festival Seni Budaya Islam yang digelar di sela pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara. dok. Ist

Provinsi Jawa Timur meraih juara pertama Lomba Qasidah Kolaborasi pada ajang Festival Seni Budaya Islam yang digelar di sela pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara. dok. Ist

Kendari – Provinsi Jawa Timur keluar sebagai juara pertama Lomba Qasidah Kolaborasi pada Festival Seni Budaya Islam, yang digelar bersamaan dengan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Grup MAN Satoe Voice dari Jawa Timur berhasil unggul atas peserta dari berbagai provinsi setelah melalui proses penjurian ketat. Lomba ini menjadi sarana ekspresi seni yang memadukan nilai spiritual, kreativitas, dan kearifan lokal.

Baca Juga :  KPK Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji

Plt. Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, mengapresiasi semangat dan kreativitas peserta. Ia menekankan bahwa seni dan dakwah harus berjalan beriringan.

“Festival ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi ruang ekspresi dan kolaborasi yang memperlihatkan kekayaan budaya Islam di Indonesia. Seni dan dakwah harus berjalan beriringan, saling menguatkan dalam membangun karakter umat,” ujar Zayadi, Rabu (15/10/2025).

Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Wida Sukmawati, menjelaskan bahwa peserta tingkat nasional telah melalui seleksi berjenjang. “Setiap kabupaten mengirimkan pesertanya ke provinsi untuk dinilai terbaik. Dari situ, dipilih peserta yang mewakili daerahnya di ajang tingkat pusat,” tuturnya.

Baca Juga :  Anak 10 Tahun Ditemukan Tewas di Lampung, Diduga Dicabuli dan Diracun

Lomba tahun ini memiliki empat kategori penilaian utama: vokal (30 persen), aransemen (30 persen), penampilan (20 persen), dan adab (20 persen), mencerminkan keseimbangan antara kemampuan teknis dan etika.

Selain Jawa Timur sebagai juara pertama, posisi kedua diraih kelompok Bismillah dari Bali, juara ketiga grup Salten dari Banten, dan Harapan I Hidayatullah Insan dari Kalimantan Tengah. Penghargaan khusus kearifan lokal diraih Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Penjualan Hewan Kurban Tahun 2025 Turun?

Wida menilai lomba ini bukan sekadar adu kemampuan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antarprovinsi melalui seni. “Dengan memadukan unsur modern dan tradisional, peserta tidak hanya menampilkan karya musikal, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang mendalam,” pungkas Wida.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Fokus Kembangkan Pesantren, Wamenag Tegaskan Dana Abadi Jadi Prioritas

Nasional

Istana Pastikan Prabowo Putuskan Polemik 4 Pulau Berdasarkan Aspirasi-Historis

Nasional

Wamenhan Tegaskan PLTN Strategis untuk Keamanan Nasional

Nasional

Unhan Diresmikan, Kapolri dan Panglima TNI Nyanyi Bareng Lagu Rumah Kita

Nasional

34 Masjid Terima Stimulus Rp5,1 Miliar untuk Pemberdayaan

Nasional

Tepuk Sakinah Jadi Daya Tarik Booth Kemenag di Pameran KIP

Nasional

Sesmenpora Hadiri Pembukaan Maesa Open 2025, Turnamen Tenis Berlabel Piala Wakil Presiden

Nasional

Magang Nasional Dibuka, Fresh Graduate Dapat UMP 6 Bulan