Home / Pendidikan

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:00 WIB

STQH Nasional 2025 Kendari Tambah Lomba Karya Tulis Hadis

mm Redaksi

Lomba Karya Tulis Ilmiah Hadis di STQH Nasional 2025. dok. Kemenag RI

Lomba Karya Tulis Ilmiah Hadis di STQH Nasional 2025. dok. Kemenag RI

Kendari – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara, menghadirkan cabang lomba baru, Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH). Lomba ini menekankan dimensi intelektual di ajang yang selama ini dikenal fokus pada hafalan dan tilawah.

Pelaksanaan KTIH pada Minggu (12/10/2025) menjadi langkah awal membangun tradisi akademik dalam memahami hadis. “Peserta diuji kemampuan menulis, menafsir, dan mempresentasikan gagasan secara ilmiah,” ujar Plt. Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Aceh Gelar Survei Kepuasan Masyarakat untuk Tingkatkan Layanan

Zayadi menuturkan, penilaian KTIH dilakukan berlapis, menekankan keaslian karya, bobot materi, kaidah bahasa, logika penyusunan, dan kemampuan presentasi. “Ini pertama kalinya KTIH hadir dalam STQH. Kami ingin memberi ruang bagi peserta untuk berpikir kritis dan ilmiah,” tambahnya.

Baca Juga :  UIN Palopo Resmi Dibuka, Menag Dorong Peran Generasi Moderat dan Kompetitif

Babak penyisihan menilai lima kategori utama: relevansi judul, bobot dan kebaruan gagasan, eksplorasi kandungan hadis, keluasan wawasan, dan kekayaan referensi. Logika dan sistematika gagasan menjadi fokus penting. Keaslian karya wajib dipenuhi, dengan batas maksimal 20 persen tingkat kemiripan dari pemeriksaan plagiarisme.

Baca Juga :  Hari Santri 2025, Kemenag Perkuat Peran Pesantren dalam Pembangunan Bangsa

Di babak final, kemampuan presentasi juga dinilai dengan tiga kategori: kualitas paparan, kualitas jawaban, serta etika dan kematangan emosi.

“STQH tahun ini tidak hanya melahirkan penghafal hadis, tetapi juga generasi yang mampu berpikir kritis, sistematis, dan berkontribusi nyata melalui gagasan akademik,” tandas Zayadi.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Bunda Guru Aceh Apresiasi Semangat Juang Guru Pascabencana di Aceh Tamiang

Pendidikan

Ribuan Anak Yatim dan Piatu Aceh Segera Terima Bantuan Biaya Pendidikan 2025

Pendidikan

Menag Terima 36 Tenaga Pengajar Al Azhar, Usul 2.000 Guru Dikirim ke Indonesia
MAN 2 Malang

Pendidikan

MAN 2 Malang Ukir Prestasi Internasional di JYS 2025

Pemko Banda Aceh

Gerakan Penghijauan Dayah di Banda Aceh, Afdhal: Menanam adalah Ibadah dan Sedekah

Aceh Besar

Aceh Besar Jadi yang Pertama di Aceh, Disdikbud Gelar Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat SMP

Pemerintah Aceh

Plt Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Gubernur Mualem

Aceh Barat

Comsrat ke-8 MAN 1 Aceh Barat Resmi Dibuka, Wabup Dorong Aktualisasi Potensi Pelajar