Home / Aceh Barat

Kamis, 4 September 2025 - 16:46 WIB

Aceh Barat Gelar Anugerah Inovasi Daerah 2025, Pacu Kreativitas Birokrasi dan Desa

mm Syaiful AB

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, Kamis (4/9/2025). dok. Pemkab Aceh Barat

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, Kamis (4/9/2025). dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kembali menggelar Anugerah Inovasi Daerah (AID) 2025 sebagai ajang apresiasi sekaligus kompetisi bagi perangkat daerah dan pemerintah gampong dalam melahirkan ide serta karya terbaik. Program tahunan yang digagas Bappeda Aceh Barat sejak 2022 ini telah menjadi barometer budaya inovasi di daerah.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, Kamis (4/9/2025), menegaskan bahwa AID bukan sekadar lomba formalitas.
“Inovasi yang sederhana sekalipun bisa menjadi luar biasa jika memberi dampak positif. Ajang ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa Aceh Barat mampu bersaing dan berinovasi,” ujar Tarmizi.

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Hadiri Zikir Akbar Kebangsaan Peringatan HUT RI ke-80

Sejak pertama kali digelar, Pemkab Aceh Barat telah menganugerahkan penghargaan kepada 12 inovasi terbaik dan 21 inisiator dari berbagai sektor. UMKM lokal juga ikut dilibatkan, memperkuat promosi produk daerah sekaligus memperlihatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Peluncuran resmi AID 2025 akan dilakukan pekan depan oleh Bupati Tarmizi. Capaian inovasi tersebut berbanding lurus dengan peningkatan Indeks Inovasi Daerah (IID). Skor IID Aceh Barat meningkat dari 47,21 pada 2022 menjadi 52,95 di 2023, lalu naik ke 59,19 pada 2024. Saat ini, Aceh Barat berada di posisi kedua daerah paling inovatif di Aceh, hanya terpaut dari Kabupaten Aceh Jaya.

Baca Juga :  HUT RI ke-80, Aceh Barat Gelar Upacara Proklamasi dan Serahkan Remisi di Lapas Meulaboh

Bahkan, laporan sementara IID 2025 ke BSKDN Kemendagri menunjukkan skor 62,36, membuka peluang bagi Aceh Barat untuk menyandang predikat “Sangat Inovatif.” “Lebih dari sekadar skor, yang penting adalah bagaimana inovasi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Tarmizi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh Barat, Wistha Nowar, menjelaskan rangkaian AID 2025 dimulai dengan pendaftaran peserta pada 1–19 September, diikuti penginputan data dukung 22 September–18 Oktober, penilaian data dukung 20–24 Oktober, penilaian implementasi 3–7 November, dan malam puncak penganugerahan awal Desember 2025.

“Peserta AID terdiri dari ASN dengan proyek perubahan, ASN non-proyek dengan ide inovasi, hingga pemerintah gampong dengan teknologi tepat guna maupun usaha BUMG. Semua karya akan dinilai independen oleh LAN RI, Pemerintah Aceh, akademisi, media, dan organisasi kepemudaan,” ujar Wistha.

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Tegaskan Nomor Mengaku Dirinya Penipu, Masyarakat Diminta Waspada

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan total hadiah Rp92 juta berupa piagam, plakat, dan uang pembinaan.
“Pemerintah Aceh Barat optimis, semangat inovasi melalui AID 2025 dapat melahirkan best practice yang bisa direplikasi di berbagai wilayah. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan memperkuat posisi Aceh Barat sebagai daerah progresif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan,” pungkas Wistha.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Polisi Gelar Patroli Dialogis, Warga Meulaboh Rasakan Aman

Aceh Barat

Aceh Barat Gelar Gotong Royong Massal Jelang Adipura 2025

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Bersama IDI–PDGI Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Terdampak Bencana di Pantai Ceureumen

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Tabligh Akbar, Juara Aksi Indosiar 2026 Siap Isi Dakwah

Aceh Barat

BNPB Siap Droping Logistik ke Desa Sikundo Aceh Barat yang Terisolir Akibat Bencana

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tinjau Jalan Terputus di Meureubo, Kerahkan Alat Berat untuk Penanganan Darurat

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Dorong Pelarangan Permainan Domino, Ini Alasan Bupati Tarmizi

Aceh Barat

Hadiri HIMMAFORIA 2026, Said Fadheil Tekankan Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Aceh Barat