Home / Aceh Barat

Senin, 22 Desember 2025 - 20:08 WIB

Peringati Hari Ibu ke-97, Pemkab Aceh Barat Gelar Trauma Healing untuk Korban Banjir di Pante Ceureumen

mm Redaksi

Ketua TP PKK Aceh Barat Ny. Afrinda Novalia bersama jajaran mengikuti kegiatan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Senin (22/12/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Ketua TP PKK Aceh Barat Ny. Afrinda Novalia bersama jajaran mengikuti kegiatan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Senin (22/12/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar kegiatan Trauma Healing bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, Senin (22/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Aceh Barat Ny. Afrinda Novalia, SE, MM, Staf Ahli TP PKK Lisa Nazmi, SE, serta Plt Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Barat Ny. Cut Zulfahnur Safitri. Turut hadir Ketua Persit Kodim 0105/Aceh Barat dan Ketua Bhayangkari Polres Aceh Barat sebagai wujud sinergi lintas organisasi perempuan dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana.

Baca Juga :  Aceh Barat Raih Tiga Besar Terbaik se-Aceh dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

Ketua TP PKK Aceh Barat Ny. Afrinda Novalia mengatakan, kegiatan trauma healing ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya kelompok rentan yang terdampak banjir.

“Dalam kegiatan ini, kami menghadirkan psikolog serta menyalurkan 17 paket bantuan untuk ibu hamil yang didistribusikan ke beberapa desa terdampak, yaitu Desa Jambak, Lawet, Lango, dan Canggai,” ujar Afrinda.

Baca Juga :  Ketua Muda Seudang Aceh Barat Kecam Tindakan PT Mifa Bersaudara Laporkan Bupati ke Polisi

Ia menambahkan, trauma healing diharapkan mampu membantu pemulihan luka batin masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana banjir.

Menurutnya, trauma healing merupakan proses penyembuhan akibat pengalaman traumatis seperti bencana alam, kehilangan, maupun tekanan emosional yang dapat memengaruhi emosi, pikiran, dan perilaku seseorang.

“Melalui pendekatan ini, kami berharap para korban dapat kembali menemukan keseimbangan mental dan menjalani kehidupan secara normal tanpa bayang-bayang trauma masa lalu,” tambah Afrinda.

Baca Juga :  Grand Opening Almaz Fried Chicken, Pemkab Aceh Barat Sambut Positif Investasi Kuliner Baru

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Aceh Barat, Abdullah, SS, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut anak-anak diajak belajar sambil bermain melalui berbagai aktivitas edukatif dan permainan interaktif.

“Metode ini efektif untuk membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang menyenangkan dan aman,” kata Abdullah.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan holistik, tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga kesehatan mental masyarakat pascabencana.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pengurus DWP RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Periode 2026-2030 Resmi Dilantik

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat dan Pegadaian Meriahkan Car Free Day Gelora Emas Kemerdekaan di Meulaboh

Aceh Barat

Edukasi Kreatif di Woyla, Dekranasda Aceh Barat Ajak Siswa Kembangkan Kerajinan Bernilai Ekonomi

Aceh Barat

Bupati Tarmizi Resmi Berangkatkan Jamaah Haji Aceh Barat 2026, Ingatkan Cuaca Panas Arab Saudi

Aceh Barat

Wakil Bupati Aceh Barat Lepas 92 Kafilah ke MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya

Aceh Barat

Cegah Narkoba dan Mitigasi Bencana, Bupati Aceh Barat Perkuat Satgas Pageu Gampong

Aceh Barat

Aceh Barat Gandeng PT HCM Hadirkan Videotron, Targetkan Media Publikasi Modern

Aceh Barat

11 Peserta Rampungkan Pelatihan Satpam Gada Pratama Angkatan ke-53 di Aceh Barat