Home / Kesehatan

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:00 WIB

Pemprov Aceh dan Pemko Banda Aceh Bahas Integrasi Layanan RSUDZA, Jalan Alternatif Jadi Sorotan

mm Redaksi

Sekda Aceh , M. Nasir beserta SKPA terkait melakukan Rapat terkait lingkar jalan RSUDZA bersama Wali Km
 
ota Banda Aceh di pendopo walikota Banda Aceh, Rabu, 20 Agustus 2025. Dok. Ist

Sekda Aceh , M. Nasir beserta SKPA terkait melakukan Rapat terkait lingkar jalan RSUDZA bersama Wali Km ota Banda Aceh di pendopo walikota Banda Aceh, Rabu, 20 Agustus 2025. Dok. Ist

Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, bersama Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, menggelar rapat koordinasi terkait rencana integrasi pelayanan RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA). Pertemuan berlangsung di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Rabu (20/8/2025).

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Direktur Pelayanan RSUDZA dr. Makhrozal, Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh T. Robby Irza, perwakilan SKPA terkait, serta sejumlah pejabat eselon II Pemko Banda Aceh.

Baca Juga :  Wamenhan Lepas Satgas Kesehatan TNI Gelombang IV ke Palestina, Tekankan Misi Kemanusiaan dan Nama Baik Indonesia

Pembahasan lintas sektor ini menekankan pentingnya penataan akses jalan di sekitar rumah sakit rujukan utama Provinsi Aceh itu. Integrasi pelayanan RSUDZA dinilai mendesak, sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 40 Tahun 2022 tentang persyaratan teknis bangunan dan prasarana rumah sakit. Regulasi tersebut mewajibkan kawasan rumah sakit terhubung dalam satu area terpadu, terutama untuk menjamin keselamatan pasien, layanan gawat darurat, hingga perawatan intensif.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah rencana penutupan akses Jalan Dr. T. Syarief Thayeb yang memisahkan gedung lama dan gedung baru RSUDZA. Jalan tersebut dinilai menghambat integrasi pelayanan rumah sakit. Berdasarkan hasil rekredensialing BPJS Kesehatan, integrasi layanan RSUDZA wajib terwujud sebelum 22 Desember 2025 agar klaim JKN tidak terganggu.

Baca Juga :  Mualem Fokus Selesaikan Tahapan Akhir Pemeriksaan Kesehatan di Singapura Agar Segera Kembali ke Aceh

Sekda Aceh M. Nasir menegaskan Pemerintah Aceh siap mendukung penuh rencana tersebut. “Terhadap rencana integrasi pelayanan RSUDZA dengan penutupan akses Jalan Dr. T. Syarief Thayeb, Pemerintah Aceh akan menyiapkan dukungan anggaran untuk jalan alternatif agar tetap menjamin akses mobilitas masyarakat sekitar,” ujarnya melalui rilis tertulis yang disampaikan ke media melalui Biro Adpim Provinsi Aceh, Kamis, 21 Agustus 2025.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Hadirkan Layanan BPJS Online, Permudah Akses Layanan JKN Bagi Masyarakat

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyatakan dukungan terhadap langkah itu. “Kami mendukung langkah tersebut, mengingat status jalan berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Banda Aceh. Namun, Pemerintah Aceh harus menjamin jalur alternatif untuk mengantisipasi dampak penutupan Jalan Dr. T. Syarief Thayeb,” tegasnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Manfaatkan Program JKN, Istri Mantan Bupati Jalani Operasi Tumor Tanpa Biaya

Aceh Besar

HUT ke-80 Persit, Ketua TP-PKK Aceh Besar Tinjau Lomba Posyandu Cempaka Rindam IM

Daerah

1.061 Peserta Didik Dokter RSUDZA Terima Vaksinasi Hepatitis B

Kesehatan

Cuci Darah Dua Kali Seminggu, Sumardi Tetap Tenang Berkat JKN
jahe

Kesehatan

Jahe Merah, Rempah Murah dengan Segudang Khasiat Kesehatan
kolestrol

Kesehatan

Teh Sereh Bisa Turunkan Kolesterol & Atasi Jerawat, Yuk Konsumsi Rutin!

Aceh Barat

Sidak RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Bupati Aceh Barat Pastikan Perbaikan Fasilitas dan Bantuan Pasien

Daerah

Sinergi Pemkab Simeulue dan BPJS Kesehatan Perkuat Implementasi Jaminan Kesehatan Aceh