Home / Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Abu Lupie Desak Mualem Segera Reshuffle Pejabat SKPA

mm Redaksi

Spanduk bergambar pasangan Muzakir Manaf–Fadhlullah (Mualem–Dek Fadh) bersama Abu Lupie dan Zakaria alias Bang Jeck Jangka, Sabtu (17/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Spanduk bergambar pasangan Muzakir Manaf–Fadhlullah (Mualem–Dek Fadh) bersama Abu Lupie dan Zakaria alias Bang Jeck Jangka, Sabtu (17/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Abu Lupie mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) segera mengevaluasi dan merombak pejabat Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) serta badan usaha milik daerah (BUMD) yang dinilai belum maksimal mendukung pelaksanaan program prioritas Pemerintah Aceh periode 2025-2030.

Desakan tersebut disampaikan guna mendorong percepatan realisasi visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf–Fadhlullah (Mualem–Dek Fadh).

Menurut Abu Lupie, pejabat yang menduduki posisi strategis harus mampu menerjemahkan kebijakan gubernur ke dalam program kerja yang konkret dan berdampak bagi masyarakat.

Baca Juga :  Khalid DPRA: Pemulihan Aceh Pascabencana Harus Fokus Ekonomi dan Infrastruktur

Abu Lupie, yang merupakan bagian dari tim pemenangan Mualem–Dek Fadh, menilai evaluasi kinerja diperlukan agar jabatan pemerintahan diisi oleh pejabat yang memiliki kompetensi, tanggung jawab, dan komitmen terhadap target pembangunan.

“Kami berjuang memenangkan pasangan Mualem–Dek Fadh semata-mata karena menginginkan kemajuan Aceh dan rakyatnya sejahtera,” ujar Abu Lupie kepada wartawan, Sabtu (17/10/2026).

Lagi pula, tambahnya, kepercayaan yang diberikan Mualem kepada pejabat harus dibuktikan melalui hasil kerja, bukan sebatas menjalankan rutinitas birokrasi. Karena itu, pejabat yang tidak mampu memenuhi target dan tanggung jawab perlu dievaluasi.

Baca Juga :  Situs Patiayam Terancam Punah, Lestari Moerdijat Desak Status Cagar Budaya Nasional

Ia meyakini Mualem memiliki pengalaman yang mumpuni memimpin Aceh. Namun, keberhasilan pemerintahan, menurutnya, turut ditentukan oleh kemampuan jajaran SKPA dan BUMD dalam menjalankan kebijakan serta merealisasikan program yang telah ditetapkan.

Senada dengan itu, Zakaria atau yang akrab disapa Bang Jeck Jangka, meminta evaluasi pejabat kelak harus diikuti dengan pengawasan kinerja yang lebih terukur.

“Setiap perangkat pemerintah harus memiliki target kerja yang jelas sehingga capaian program dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan,” bebernya.

Baca Juga :  Satu Tahun Pemerintahan Aceh Besar, Pengamat Soroti Defisit Anggaran dan Arah Pembangunan

Bang Jeck Jangka menegaskan, perombakan pejabat tidak hanya menjadi ajang pergantian personel dalam struktur birokrasi saja, tetapi harus meningkatkan efektivitas pemerintahan, memperbaiki pelayanan publik, dan memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Aceh.

Karena, keberhasilan pemerintahan tidak cukup diukur dari perencanaan maupun janji politik, tetapi harus dibuktikan melalui hasil kerja yang dapat dirasakan masyarakat.

“Gubernur Aceh harus mengambil langkah secara tegas dan objektif agar jajaran pemerintahan bekerja lebih optimal serta mampu mempercepat pencapaian pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Politik

Pernah di Tahan di Polresta Kini bung aseng pimpin LMND Aceh

Politik

Indonesia dan Belarus Bahas Kerja Sama Pertahanan, Indonesia Siap Ikut MILEX-2025

Politik

Presiden Prabowo: Indonesia Tenang Hadapi Gejolak Global, Fokus Jaga Stabilitas Nasional

Politik

Wapres Gibran Akan Dampingi Presiden Prabowo di Penutupan Kongres PSI

Parlementarial

Tim Sepakbola Pra PORA Aceh Besar Resmi Dilepas

Politik

PDI Perjuangan Desak Sekjen PBB Gunakan Pasal 99 Atasi Konflik Israel-Iran

Politik

Kaesang Pilih Putra Daerah, T Rival Amiruddin Nahkodai PSI Aceh

Politik

Ketua SPS Aceh Apresiasi Penunjukan Bachrul Jamil sebagai Sekda