Home / Pidie Jaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Bupati Sibral Malasyi Jemput Dukungan Pusat 94 Unit Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana Pidie Jaya

mm Redaksi

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi melalui optimalisasi penggunaan alat berat di sejumlah sektor terdampak, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi melalui optimalisasi penggunaan alat berat di sejumlah sektor terdampak, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pidie Jaya – Tekad mempercepat pemulihan pascabencana terus ditunjukkan Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi. Melalui upaya memperjuangkan kebutuhan daerah ke tingkat pusat, usulan bantuan alat berat yang disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui pertemuan bersama Wakil Gubernur Aceh akhirnya ditindaklanjuti dengan terealisasinya dukungan alat berat pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Dukungan tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) di Kabupaten Pidie Jaya, khususnya pada penanganan infrastruktur pengendali aliran air, lahan pertanian, tambak, serta lingkungan permukiman yang terdampak bencana.

Bagi Sibral Malasyi, upaya pemulihan tidak sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan fisik. Lebih dari itu, langkah tersebut diarahkan untuk memulihkan aktivitas masyarakat, menggerakkan kembali roda perekonomian, serta mengatasi berbagai hambatan agar warga dapat bangkit setelah bencana.

Berdasarkan rekapitulasi alokasi yang diterima, terdapat 94 unit alat berat dan kendaraan pendukung yang akan menunjang percepatan penanganan di sejumlah sektor terdampak.

Baca Juga :  Masyarakat Diajak Hadiri Upacara Bendera HUT ke-80 RI di Kota Merdu

Jumlah tersebut terdiri atas 8 unit excavator PC200, 4 unit excavator PC100, 4 unit excavator PC55, 6 unit backhoe loader, 6 unit bulldozer, dan 66 unit dump truck.

Masing-masing alat memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan. Excavator PC200 digunakan untuk pengerukan dan penggalian skala besar, PC100 mendukung penggalian serta normalisasi saluran, sedangkan PC55 dapat menjangkau area yang lebih sempit.

Sementara itu, backhoe loader digunakan untuk menggali sekaligus memuat material, bulldozer untuk mendorong tanah, meratakan lahan, dan membersihkan timbunan, serta dump truck untuk mengangkut lumpur dan material hasil pekerjaan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), penanganan diprioritaskan pada normalisasi Sungai Krueng Meureudu, pengerukan Muara Kiran, pembersihan saluran irigasi, serta penanganan lingkungan permukiman.

Baca Juga :  Dari Lapangan Hijau Silaturahmi Polres Pidie Jaya dan Masyarakat Jangka Buya Makin Erat

Di sektor pertanian, Dinas Pertanian memfokuskan pekerjaan pada pembersihan sawah terdampak di Gampong Blang Awe, termasuk lahan persawahan yang ditumbuhi semak belukar, serta pembenahan saluran irigasi.

Adapun Dinas Kelautan dan Perikanan memprioritaskan pembersihan tambak terdampak di Gampong Meunasah Balek beserta saluran tambak untuk mendukung pemulihan usaha perikanan masyarakat.

Penempatan alat berat juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat urgensi di lapangan. Dengan demikian, seluruh sumber daya yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Bupati Sibral Malasyi menekankan bahwa keberhasilan memperjuangkan dukungan dari pemerintah pusat harus dibuktikan melalui percepatan pekerjaan serta hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Normalisasi sungai dan pengerukan muara diharapkan mampu memperbaiki kapasitas aliran air. Pembersihan saluran irigasi diharapkan membuka kembali akses pengairan, sementara pemulihan lahan persawahan dapat membantu petani kembali berproduksi. Di sisi lain, penanganan tambak diharapkan menghidupkan kembali usaha perikanan warga yang terdampak bencana.

Baca Juga :  Mediasi Konflik Bupati dan Wabup Pidie Jaya, Wagub Aceh Turun Tangan atas Arahan Mendagri

Karena itu, dinas-dinas terkait didorong untuk bekerja secara terpadu, menetapkan lokasi penanganan berdasarkan skala prioritas, mengoptimalkan penggunaan alat berat, serta memastikan setiap pekerjaan terpantau dan dapat dipertanggungjawabkan.

Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan rehab-rekon Pidie Jaya yang menempatkan pemulihan infrastruktur dasar dan sektor ekonomi produktif sebagai bagian penting dari upaya kebangkitan masyarakat pascabencana.

Dengan dukungan pemerintah pusat tersebut, Sibral Malasyi berharap proses pemulihan di Pidie Jaya dapat berjalan lebih cepat, sehingga masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, lahan produktif dapat dimanfaatkan, dan perekonomian daerah berangsur pulih.

Dukungan pusat menjadi pengungkit percepatan, sedangkan kerja nyata di lapangan menjadi ukuran utama keberhasilan pemulihan pascabencana.

Editor: DahlanReporter: Muhammad Iqbal

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Bupati Sibral Malasyi Minta Seluruh OPD Bertanggung Jawab atas Hasil Kerja

Pidie Jaya

Bupati Pidie Jaya Raih Penghargaan BKN atas Kualitas Data ASN

Pemerintah

Pemkab Pidie Jaya Gandeng Pemprov Aceh dan Bulog Gelar GPM di Bandar Dua

Pidie Jaya

45 Keuchik Bandar Dua Silaturahmi dengan Kapolsek Baru, Perkuat Sinergi Kamtibmas

Pemerintah

Gedung Perpustakaan Pidie Jaya Diresmikan, Perpusnas Harapkan Terbentuknya Masyarakat Literat

Pidie Jaya

Dari Lapangan Hijau Silaturahmi Polres Pidie Jaya dan Masyarakat Jangka Buya Makin Erat

Pemerintah

Bupati Pidie Jaya Bahas Kebutuhan Daerah Bersama Dirjen Bina Keuda Kemendagri

Pidie Jaya

Bupati Pidie Jaya Kepergian Aipda Ihoni Rahmad Tinggalkan Duka Mendalam