Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Wagub Aceh Perkuat Komunikasi dengan Pemerintah Pusat, Temui Yusril

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, didampingi Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, foto bersama Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, SH, M.Sc, saat melakukan pertemuan di Kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, Rabu, (7/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, didampingi Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, foto bersama Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, SH, M.Sc, saat melakukan pertemuan di Kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, Rabu, (7/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Jakarta – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh), didampingi Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, bertemu Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra di Kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Aceh dalam memperkuat komunikasi langsung dengan pemerintah pusat, khususnya menyangkut berbagai kepentingan dan agenda besar Aceh ke depan.

Baca Juga :  Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak di Bener Meriah dan Aceh Tengah, serahkan Bantuan Korban Bencana

Dalam pertemuan tersebut, Dek Fadh dan Haili Yoga berdiskusi dengan Yusril mengenai sejumlah persoalan strategis yang berkaitan dengan arah pembangunan, kebijakan, regulasi, serta masa depan Aceh dalam bingkai hubungan Aceh dan pemerintah pusat.

Bagi Pemerintah Aceh, komunikasi dengan pemerintah pusat bukan sekadar membangun koordinasi administratif, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan kepentingan Aceh secara langsung di tingkat nasional.

Baca Juga :  Wagub Aceh Serahkan Logistik Darurat untuk Pidie dan Bireuen

Dek Fadh menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka, intensif, dan konstruktif dengan pemerintah pusat agar berbagai agenda strategis Aceh dapat dibicarakan bersama dan memperoleh dukungan kebijakan yang tepat.

Pertemuan dengan Yusril juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Aceh dan pemerintah pusat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus membuka peluang baru bagi pembangunan Aceh.

Baca Juga :  Plt Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Gubernur Mualem

Aceh membutuhkan komunikasi yang kuat, kebijakan yang berpihak pada kepentingan daerah, serta sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dari ruang-ruang dialog strategis seperti inilah, arah masa depan Aceh terus diperjuangkan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Mualem Dukung Kebijakan Swasembada Pangan Presiden Prabowo

Pemerintah Aceh

M. Nasir Harap Bank Aceh Jadi Bank Syariah Nomor Satu Nasional

Pemerintah Aceh

Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025, Dinsos Aceh Tegaskan Komitmen Wujudkan Masyarakat Inklusif

Daerah

Jelang Hari Damai Aceh ke-21, Wali Nanggroe Ajak Masyarakat Rawat Perdamaian dan Persaudaraan
Dekranasda Aceh

Pemerintah Aceh

Dekranasda Aceh Komit Dukung Kriya dan Wastra Naik Kelas

Daerah

Wali Nanggroe Tolak Penambahan Batalyon Bertentangan dengan Perjanjian Damai RI-GAM

Pemerintah Aceh

Raih Sembilan Penghargaan Adinata Syariah 2026, Aceh Perkuat Ekonomi Halal

Pemerintah Aceh

Aceh Dipilih Jadi Tuan Rumah Hari HAM Sedunia 2025, Wagub: Perdamaian Harus Jadi Warisan Dunia