Home / Aceh Barat / Pemerintah

Senin, 28 September 2026 - 14:46 WIB

Aceh Barat Perkuat Koordinasi Layanan Gizi dan Kesehatan Ibu Anak

mm Redaksi

Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Barat Ruswaidi membuka kegiatan koordinasi implementasi jejaring layanan program gizi, kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan reproduksi di Tiara Hotel Meulaboh, Senin (28/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Barat Ruswaidi membuka kegiatan koordinasi implementasi jejaring layanan program gizi, kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan reproduksi di Tiara Hotel Meulaboh, Senin (28/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Setdakab, Ruswaidi membuka kegiatan koordinasi implementasi jejaring layanan program gizi, kesehatan ibu dan anak serta kesehatan reproduksi Tiara Hotel, Meulaboh pada Senin (28/9/2026).

Ruswaidi mengatakan, kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat pembangunan kesehatan di Aceh Barat. Karena itu koordinasi dan jejaring menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang terpadu.

“Pembangunan kesehatan merupakan bagian penting dari upaya kita membangun Aceh Barat yang maju dan sejahtera. Maka kesehatan menjadi salah satu perhatian dalam 100 program prioritas Pemkab Aceh Barat,” kata Ruswaidi.

Baca Juga :  Mualem Terima Silaturahmi MUNA, Siap Fasilitasi Pertemuan Ulama se-Aceh

Dikatakan Ruswaidi, pembangunan kesehatan adalah upaya menghadirkan pelayanan yang dekat dan berkualitas, sekaligus menbangun masyarakat yang sehat sejak awal kehidupan. Upaya tersebut membutuhkan kerja sama semua pihak.

“Data stunting yang masih menjadi perhatian kita menunjukkan bahwa penguatan upaya pencegahan dan pendampingan keluarga perlu terus dilakukan. Persoalan ini juga berkaitan dengan banyak hal mulai dari pemenuhan gizi, pola asuh, lingkungan, perilaku hidup sehat hingga akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” katanya.

Baca Juga :  Ketua DPRA Zulfadhli Bacakan Teks Proklamasi di HUT RI ke-80 di Banda Aceh

Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang perlu menjadi arah bersama, Pertama adalah kita perlu memperkuat pencegahan sejak awal dengan mulai membangun kesehatan dari hulu ke hilir. Kedua, kita perlu memastikan layanan kesehatan semakin terhubung dengan koordinasi antar layanan dan antar unsur harus berjalan dalam satu kesatuan.

“Kemudian yang terakhir, kita perlu memperkuat peran keluarga dan masyarakat, pemerintah dapat menyediakan kebijakan dan pelayanan, tetapi keluarga merupakan lingkungan pertama tempat kesehatan itu dibentuk,” ujar Ruswaidi.

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Perkuat Gampong Tangguh Lewat Program Berkantor Sehari

Dia berharap kegiatan koordinasi yang dilaksanakan pada hari ini menghasilkan langkah konkret dan dapat diterapkan di lapangan. Karena arah yang ingin dicapai adalah masyarakat yang semakin sehat, status gizi semakin baik serta ibu dan anak yang mendapatkan perhatian serta pelayanan berkualitas.

“Semoga ikhtiar ini memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Aceh Barat dan menjadi bagian dari upaya kita menyiapkan generasi Aceh Barat yang sehat, berkualitas serta siap menyongsong generasi emas 2045,” ujarnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Said Fadheil: Khanduri Laot Wujud Syukur dan Dorong Kemajuan Nelayan Aceh Barat

Aceh Besar

Asmadi Syam Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Aceh Besar Usai Dilantik Kajari

Aceh Besar

DPRK Aceh Besar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ 2025, Bupati Muharram Idris Paparkan Capaian Pembangunan

Aceh Besar

Ketua DWP Aceh Besar Tekankan Penguatan Kapasitas Pengurus dan Inovasi Organisasi

Parlementarial

DPRA Dukung Pembentukan LPPD Syariah, Dorong Ekosistem Keuangan Daerah yang Inklusif

Aceh Barat

Tekankan Pendapatan Daerah, Pemkab Aceh Barat Bentuk Satgas Optimalisasi PAD

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Pimpin Rakor Barsela Bersama Kepala BNPB, Bahas Penanganan Banjir dan Longsor

Pemerintah

Keluhkan Pemadaman Berulang, Daniel Abdul Wahab Perjuangkan Ketahanan Listrik Banda Aceh ke Pusat