Home / Parlementarial

Sabtu, 19 September 2026 - 22:23 WIB

Gerindra Soroti Optimalisasi PAD dan Penyerapan Anggaran Perubahan APBK Banda Aceh 2026

mm Redaksi

Juru bicara Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh, Mehran Gara R, saat menyampaikan pandangan fraksi terhadap Rancangan Qanun Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh, Selasa (15/9/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Juru bicara Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh, Mehran Gara R, saat menyampaikan pandangan fraksi terhadap Rancangan Qanun Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh, Selasa (15/9/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menyampaikan pandangan nya terhadap Rancangan Qanun (Raqan) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Kota (ABPK) Banda Aceh Tahun Anggaran 2026.

Hal ini disampaikan juru bicaran Gerindra Mehran Gara R dalam rapat Paripurna Dewan yang berlangsung pada Selasa (15/09/2026) di Kantor DPRK Banda Aceh.

Pada kesempatan itu Fraksi Partai Gerindra meminta kepada pemerintah kota agar sisa anggaran agar dioptimalkan untuk pelayanan dasar yang berdampak langsung pada warga. Seperti sektor kesehatan, pendidikan serta penanganan masalah sosial dan sampah tetap menjadi prioritas utama anggaran.

Baca Juga :  Bunda Salma Apresiasi Siswi Aceh Utara Lolos Final OFNI 2025

Disamping itu Fraksi Partai Gerindra meminta PEMKO Banda Aceh agar akurat dalam melakukan evaluasi pendapatan dan belanja daerah agar perencanaan untuk anggaran perubahan ini tidak menimbulkan kesalahan dalam realisasi pelaksanaan nantinya. Estimasi belanja Daerah harus sesuai dengan pendapatan real yang akan diterima hingga akhir Tahun Anggaran ini.

“Fraksi Partai Gerindra meminta PEMKO untuk serius dalam optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar tidak terjadi lagi hutang diakhir tahun anggaran ini,” kata Mehran Gara dalam sambutannya

Baca Juga :  Demi Kemaslahatan Rakyat dan Realisasi Visi-Misi, Anggota DPRK Aceh Selatan Dukung Bupati Segera Usulkan WPR

Ia menambahkan  Fraksi Partai Gerindra mendorong Pemerintah Kota untuk menggali potensi pendapatan baru secara realistis tanpa memberatkan masyarakat.

Fraksi Partai Gerindra meminta agar penyerapan anggaran disisa tahun berjalan dilakukan secara efisien, transparan, dan tidak ada kegiatan yang sia-sia.

Fraksi Partai Gerindra selalu menegaskan bahwa APBK adalah uang rakyat, sehingga setiap rupiah uang rakyat harus bisa dipertanggung jawabkan hasilnya oleh eksekutif.

Baca Juga :  Anggota DPR RI HT Ibrahim Bukber dengan Warga Aceh Besar, Ribuan Sarung dan Mukena Dibagikan

Fraksi Partai Gerindra mengingatkan Pemerintah Kota agar menyiapkan anggaran tak terduga secara proporsional untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem atau tidak pastian ekonomi.

“Mengingat sisa waktu pelaksanaan anggaran hanya tinggal 3 (tiga) bulan lagi, maka fraksi partai gerindra meminta pada pemerintah kota agar dapat memperhitungkan jangka waktu pelaksanaan kegiatan fisik jangan sampai melewati batas akhir Tahun Anggaran dan untuk kegiatan fisik yang sedang berjalan saat ini agar dapat di pacu pelaksanaanya,” ujarnya.[]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

17 Majelis Taklim Kuta Alam Ikuti Reses Farid Nyak Umar, Bahas Penguatan Pendidikan Al-Qur’an

Parlementarial

PAD Baru 57,44 Persen, Banggar DPRK Banda Aceh Minta Pemko Perkuat Kinerja OPD

Parlementarial

DPRK-Pemko Banda Aceh Sepakati Penataan Ruang Publik dan Infrastruktur Kota

Aceh Besar

Momentum Lebaran 2026, HT Ibrahim Sambut Warga dalam Open House di Darussalam Aceh Besar

Parlementarial

Daniel Abdul Wahab: Banda Aceh Harus Tumbuh dengan Pembangunan yang Berkeadilan

Parlementarial

DPR Aceh Tetapkan 12 Raqan Prioritas 2025, Fokus pada Isu Strategis dan Kebutuhan Masyarakat

Parlementarial

Irwansyah Tekankan Kolaborasi Arsitek dan Pemerintah untuk Pembangunan Aceh Berkelanjutan

Parlementarial

Pasca Lebaran 2026, Sekretariat DPRA Tancap Gas Pelayanan dan Perkuat Disiplin ASN