Home / Pemerintah / Pidie Jaya

Senin, 14 September 2026 - 16:35 WIB

Bupati Pidie Jaya Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Karhutla

mm Redaksi

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi foto bersama unsur lintas sektor usai Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam dan Karhutla di Halaman Gedung MTQ Pidie Jaya, Senin (14/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi foto bersama unsur lintas sektor usai Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam dan Karhutla di Halaman Gedung MTQ Pidie Jaya, Senin (14/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Gedung MTQ Pidie Jaya, Senin (14/9/2026).

Apel tersebut diikuti berbagai unsur lintas sektor, di antaranya BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), Dinas Pertanian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, para camat, Kodim 0102/Pidie, Polres Pidie Jaya, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah II Aceh, Satgas SAR, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), serta para keuchik dalam Kabupaten Pidie Jaya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk komitmen dan kesiapan bersama dalam memperkuat upaya pencegahan, pemantauan serta respons cepat terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Kunjungi Sekolah Rakyat Darussa’adah di Darul Imarah

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi selaku pembina apel menegaskan pentingnya kesiapan personel, peralatan serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Menurutnya, karhutla tidak hanya berpotensi menimbulkan kabut asap, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, kerusakan lingkungan serta mengganggu aktivitas dan perekonomian warga.

Bupati meminta seluruh unsur terkait agar tidak menunggu terjadinya kebakaran baru mengambil tindakan. Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pemetaan wilayah rawan, patroli, pemantauan titik api serta edukasi kepada masyarakat, terutama terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Baca Juga :  DPRA Lakukan Sidak ke RSUDZA Temukan Banyak Kekurangan

“Jangan menunggu api muncul baru kita bergerak. Mari kita lakukan pemetaan wilayah rawan, tingkatkan patroli dan pemantauan serta edukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegas Bupati.

Ia juga menekankan bahwa kecepatan respons menjadi salah satu kunci dalam mengendalikan karhutla. Setiap informasi mengenai titik api harus segera diterima, diverifikasi dan ditindaklanjuti agar kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas.

Karena itu, BPBD diminta terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan gampong, relawan serta seluruh unsur terkait. Kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana juga harus dipastikan agar dapat digunakan sewaktu-waktu ketika terjadi keadaan darurat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Hadiri Pelantikan Pengurus BKM dan Imum Chiek Masjid Al Hijrah

Bupati berharap kesiapsiagaan yang ditunjukkan melalui apel tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata di lapangan.

“Dengan koordinasi yang solid, informasi yang cepat dan respons yang tepat, kita berharap potensi karhutla maupun bencana alam lainnya dapat ditekan. Yang paling utama adalah keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan dan keberlangsungan aktivitas warga tetap terlindungi,”

Editor: DahlanReporter: Muhammad Iqbal

Share :

Baca Juga

Daerah

Ini Pesan Menyentuh Kakankemenag untuk Siswa Baru MAN 2 Pidie Jaya

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Gelar Open House di Ajuen Lam Hasan

Aceh Barat

Diskominsa Aceh Barat Latih ASN RSUD Cut Nyak Dhien Aktivasi Tanda Tangan Elektronik

Parlementarial

Tok! DPRA Sahkan Raqan RPJMA, Ini 18 Tujuan dan 54 Sasaran Lima Tahun Pemerintah Aceh

Aceh Barat

ASN Aceh Barat Gelar Gotong Royong Massal, Pemkab Soroti Kesadaran Buang Sampah

Aceh Besar

Kadis Pertanian Aceh Besar Ikuti Rakor Monitoring Percepatan Optimalisasi Swasembada Pangan Nasional

Aceh Barat

Pelajar SMA Negeri 1 Panton Reu Belajar Kerajinan Eceng Gondok Bersama Dekranasda Aceh Barat

Aceh Barat

Sidak Satpol PP, Bupati Aceh Barat Klarifikasi Isu Pengemis Tunanetra