Home / Pemko Banda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 12:20 WIB

Dedikasi Vol. I Bahas Perkawinan Adat Aceh, Illiza: Modernisasi Tak Boleh Hilangkan Identitas

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menghadiri acara Dialog Etnik Dalam Dinamika (Dedikasi) Volume I bertema “Menjaga Tradisi, Merangkul Modernitas” di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Minggu (30/8/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menghadiri acara Dialog Etnik Dalam Dinamika (Dedikasi) Volume I bertema “Menjaga Tradisi, Merangkul Modernitas” di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Minggu (30/8/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membuka secara resmi Dialog Etnik Dalam Dinamika atau Dedikasi Volume I yang diselenggarakan Komunitas Peduli Etnik Aceh (KPEA) di Panggung Ampi Theater, Gedung Museum Tsunami Aceh, Minggu (30/8/2026).

Mengusung tema “Menjaga Tradisi, Merangkul Modernitas”, forum tersebut membahas keberlangsungan upacara perkawinan adat Aceh di tengah perkembangan zaman. Kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk membahas bagaimana tradisi warisan leluhur tetap dapat dipertahankan tanpa mengabaikan dinamika kehidupan masyarakat modern.

Baca Juga :  Hadiri Pelantikan BKM Lueng Bata, Afdhal Khalilullah Dorong Optimalisasi Pembangunan Masjid

Illiza mengatakan modernisasi seharusnya tidak membuat masyarakat Aceh kehilangan identitas budaya dan nilai keislaman yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Modernisasi tidak boleh membuat kita kehilangan identitas keislaman dan kebudayaan asli Aceh. Forum ini penting agar tradisi tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman,” ujar Illiza.

Menurutnya, pelestarian adat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar nilai-nilai budaya Aceh tetap dapat diwariskan kepada generasi muda. Tradisi yang dipertahankan juga perlu dipahami secara kontekstual sehingga mampu berjalan beriringan dengan perkembangan masyarakat.

Baca Juga :  Muswil VIII RAPI Banda Aceh Digelar, Illiza Ajak Perkuat Komunikasi, Mitigasi Bencana, dan Tangkal Hoaks

Dedikasi Volume I merupakan hasil kolaborasi KPEA bersama Majelis Adat Aceh (MAA), Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, dan Komisi VII DPRA.

Selain dialog, kegiatan tersebut turut menghadirkan pameran “Pesona Perlengkapan Upacara Pernikahan Adat Aceh”. Pengunjung juga dapat menyaksikan Panggung Dedikasi yang menampilkan prosesi perkawinan adat Aceh secara langsung.

Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai forum diskusi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan regulasi dan pedoman resmi mengenai penyelenggaraan perkawinan di Aceh yang berlandaskan adat dan syariat.

Baca Juga :  Banda Aceh Tuan Rumah HKB 2026, Kesiapsiagaan Bencana Diperkuat dengan EWS

Melalui forum tersebut, para pihak diharapkan dapat merumuskan gagasan dan langkah bersama untuk menjaga eksistensi adat perkawinan Aceh di tengah modernisasi.

Dengan adanya dialog, pameran, dan pertunjukan budaya, Dedikasi Volume I diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya menjaga warisan budaya Aceh sekaligus membuka ruang bagi tradisi untuk terus berkembang sesuai tuntutan zaman.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Dispersip Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Dispersip Banda Aceh Audiensi untuk Perkuat Layanan Perpustakaan

Pemko Banda Aceh

RSUD Meuraxa Genjot Layanan Digital Menuju Smart Hospital

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Perkuat Sinergi dengan BI untuk Stabilkan Harga Pangan Jelang Ramadan 2026
Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Subsidi Sembako Rp80 Ribu per Paket

Pemko Banda Aceh

Kipas Bambu Bermotif Pintu Aceh Dikembangkan Jadi Produk Souvenir Khas Banda Aceh

Ekbis

Illiza Sa’aduddin Djamal Dorong UMKM Parfum, Banda Aceh Siap Jadi Kota Parfum Indonesia

Pemko Banda Aceh

Dessy Maulidha Ajak Anak PAUD Salsabila Belajar dengan Ceria di Balai Kota Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Kukuhkan Pengurus Forum Anak dan Genre Periode 2025–2027