Home / Ekbis

Jumat, 13 Juni 2025 - 17:42 WIB

BSI Aceh dan Wali Nanggroe Bahas Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh

Redaksi

BSI Aceh dan Wali Nanggroe Bahas Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh. Foto: Dok. SA/Acehnow

BSI Aceh dan Wali Nanggroe Bahas Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh. Foto: Dok. SA/Acehnow

Banda Aceh — Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh, Imsak Ramadhan, melakukan kunjungan kehormatan ke kediaman Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (PYM) Malik Mahmud Al Haytar. Kunjungan tersebut menjadi momen penting dalam menjalin silaturahmi serta membahas potensi kolaborasi antara BSI dan lembaga Wali Nanggroe dalam mendukung pembangunan Aceh.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai peran strategis BSI Aceh dalam mendukung program-program pembangunan berkelanjutan di Aceh, termasuk peningkatan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, dan sinergi dengan industri energi.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, menyampaikan bahwa BSI siap menjadi mitra strategis dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh. “Kami percaya bahwa kolaborasi dengan lembaga Wali Nanggroe akan memperkuat sinergi antara sektor keuangan dan lembaga Wali Nanggroe, Pemerintah serta masyarakat Aceh,” ujarnya.

Baca Juga :  Bank Aceh Buka Lowongan Kerja untuk Tenaga Profesional, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!

Sementara itu, Wali Nanggroe menyambut baik inisiatif yang dilakukan BSI. Ia menekankan pentingnya peran lembaga keuangan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan menjaga nilai-nilai keislaman serta budaya Aceh. “Kita berharap kolaborasi ini akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Malik Mahmud.

BSI, sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, terus memperkuat kehadirannya di Aceh sebagai wilayah khusus yang secara penuh menerapkan sistem keuangan syariah. Komitmen ini diwujudkan melalui layanan keuangan syariah modern yang inklusif dan mendukung penuh pengembangan ekonomi Aceh.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan Nasabah, BSI Aceh Tetap Buka Pada Hari Libur Nasional

Pada momen tersebut, PYM Malik Mahmud Al Haytar, mengajak BSI membuka peluang kerja sama strategis dengan Mubadala Energy, perusahaan energi asal Uni Emirat Arab yang berinvestasi di Aceh. Ajakan tersebut muncul sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sektor keuangan syariah dan industri energi, dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi Aceh secara berkelanjutan. Wali Nanggroe menilai, kehadiran investor global seperti Mubadala Energy harus disambut dengan kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan syariah seperti BSI.

Baca Juga :  Gelar RUPST, BSI Tetapkan Dividen Total Rp1,05 Triliun dan Angkat Anggoro Eko Cahyo Sebagai Dirut

Menanggapi hal tersebut, Regional CEO BSI Aceh menyatakan kesiapannya untuk menjajaki peluang kerja sama tersebut. “BSI siap mendukung setiap inisiatif pembangunan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat Aceh. Jika ada ruang kerja sama dengan Mubadala Energy dalam kerangka syariah dan keberlanjutan, kami akan sangat terbuka. BSI menilai, sinergi dengan investor energi seperti Mubadala akan membuka ruang lebih luas bagi penerapan keuangan syariah dalam proyek-proyek besar yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Aceh” kata Imsak.

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Ekbis

Tanpa Utang Bank, Antam Optimistis Danai Investasi Rp7 Triliun Tahun Ini

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Jadi Rp1.907.000 per Gram per 4 Juli 2025

Ekbis

Dukung UMKM Aceh, Bank Aceh Syariah Terima Alokasi KUR Syariah Rp1,5 Triliun Tahun 2026

Daerah

FKIJK Aceh Peduli: Kolaborasi Lintas Provinsi Renovasi Masjid Syuhada di Aceh Tamiang

Ekbis

BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Optimalisasi Zakat, Raih Penghargaan Bergengsi

Ekbis

CEO Jepang Terima Gaji Bitcoin, Tren Baru Dunia Kerja?

Ekbis

PPN Turun Jadi 5%, Tiket Pesawat Lebih Murah Saat Libur Sekolah

Aceh Besar

KDMP Lamtamot Resmi Beroperasi, Keuchik Ajak Warga Jadi Anggota untuk Perkuat Ekonomi Desa