Home / Pemko Banda Aceh

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:12 WIB

Stand Dekranasda Banda Aceh Diserbu Pengunjung di Expo APEKSI 2026, Parfum Jadi Primadona

mm Redaksi

Pengunjung berkunjung ke Stand Dekranasda Kota Banda Aceh pada Indonesia City Expo APEKSI XVIII di Medan, Jumat (3/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Pengunjung berkunjung ke Stand Dekranasda Kota Banda Aceh pada Indonesia City Expo APEKSI XVIII di Medan, Jumat (3/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Medan – Stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banda Aceh menjadi salah satu magnet pengunjung dalam Indonesia City Expo yang digelar bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan.

Beragam produk unggulan UMKM Kota Banda Aceh dipamerkan dalam ajang tersebut. Dari seluruh produk yang ditampilkan, parfum lokal menjadi komoditas yang paling diminati pengunjung.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh, Fahmi, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap parfum asal Banda Aceh terlihat dari ramainya pengunjung yang datang untuk melihat sekaligus membeli produk tersebut.

Baca Juga :  Ikuti Forum Investasi Rakernas APEKSI, DPMPTSP Banda Aceh Pelajari Strategi Menarik Investor

“Dari seluruh produk yang dipamerkan, parfum menjadi yang paling laku keras,” ujar Fahmi, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, banyak pengunjung yang telah mengenal produk parfum Banda Aceh dari berbagai pameran sebelumnya. Mereka kembali mengunjungi stan untuk mencoba varian terbaru sekaligus melakukan pembelian.

Fahmi menilai tingginya minat tersebut menjadi bukti bahwa parfum lokal Banda Aceh berhasil membangun loyalitas pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Aktivitas Olahraga Secara Rutin juga Dapat Membantu Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Selain parfum, produk aksesori dan kain bordir khas Banda Aceh juga mendapat perhatian besar dari para pengunjung. Motif bordir yang khas serta kualitas produk kerajinan menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta produk lokal dan kerajinan tradisional.

Selama tiga hari pelaksanaan Indonesia City Expo, Stand Dekranasda Kota Banda Aceh berhasil mencatat omzet penjualan sekitar Rp30 juta hingga Rp40 juta.

“Ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi para pelaku UMKM Kota Banda Aceh,” kata Fahmi.

Baca Juga :  Langgar Qanun Ketertiban Umum, Lapak PKL di Jalan AMD Banda Aceh Ditertibkan

Ia menambahkan, Indonesia City Expo yang menjadi bagian dari rangkaian Rakernas XVIII APEKSI merupakan ajang strategis untuk mempromosikan produk unggulan daerah, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis antardaerah.

Melalui keikutsertaan dalam pameran tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap produk-produk UMKM lokal semakin dikenal di pasar nasional, sehingga mampu meningkatkan daya saing serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Budaya Banda Aceh Bersinar di Rakernas APEKSI 2026, Tari Meusare-sare Tuai Apresiasi

Kesehatan

Perkuat Sanitasi Gampong, Dinkes Banda Aceh Dampingi Penerapan LLTT di Jeulingke

Pemko Banda Aceh

Perkuat Ketertiban Kota, 218 Praja Muda PPPK Satpol PP-WH Banda Aceh Dikukuhkan

Parlementarial

DPRK Banda Aceh: Fraksi PAN Dorong Evaluasi Total Pengelolaan Parkir Kota

Pemko Banda Aceh

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Pemko Banda Aceh

Sambut Ramadan, Wali Kota Banda Aceh Minta PDAM hingga Satpol PP Siaga Penuh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Kukuhkan Pengurus Forum Anak dan Genre Periode 2025–2027

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Tata Kawasan Darussalam, Lebih dari 100 Lapak PKL Dibongkar