Home / Pemko Banda Aceh / Peristiwa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:54 WIB

Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 Dibesuk Wali Kota Banda Aceh, Doakan Segera Pulih

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membesuk korban letupan KMP Aceh Hebat 2 yang menjalani perawatan di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Jumat (12/6/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membesuk korban letupan KMP Aceh Hebat 2 yang menjalani perawatan di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Jumat (12/6/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membesuk para korban letupan Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 yang sedang menjalani perawatan di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Illiza didampingi Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, beserta sejumlah pejabat terkait. Mereka menyambangi ruang perawatan korban sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban dan keluarganya.

Berdasarkan data yang diterima, terdapat 15 korban dalam insiden tersebut, terdiri atas 14 mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati dan satu orang anak buah kapal (ABK). Seluruh korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh akibat letupan tabung tekanan hidrolik di ruang mesin kapal.

Baca Juga :  Qanun Kepemudaan Banda Aceh Dukung Pemuda Gampong Jadi Mitra Strategis Pembangunan

“Semoga seluruh korban lekas pulih dan bisa beraktivitas kembali,” ujar Illiza saat menyapa para korban.

Ia juga meminta pihak RSUDZA memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal agar seluruh korban memperoleh penanganan medis terbaik.

“Atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh, saya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah ini. Kepada pihak keluarga, semoga senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran,” katanya.

Baca Juga :  Illiza Sa’aduddin Djamal Kunjungi dan Bantu Korban Kebakaran Neusu

Selain menyampaikan empati, Illiza berharap penyebab insiden tersebut dapat diungkap secara menyeluruh oleh aparat yang berwenang.

Menurutnya, evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan pelayaran harus menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Segala SOP juga perlu diperkuat demi mencegah kejadian serupa pada masa mendatang,” tegasnya.

Ia juga menilai musibah tersebut berpotensi menimbulkan dampak yang lebih besar apabila terjadi saat kapal sedang berlayar.

Baca Juga :  Jelang APEKSI, Diskominfotik Banda Aceh Matangkan Persiapan City Expo dan Talk Show

“Untungnya musibah ini terjadi saat kapal bersandar di pelabuhan. Tentu situasinya akan jauh lebih berbahaya jika posisi kapal sedang berada di tengah laut,” ujarnya.

Sebagai informasi, letupan terjadi di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 yang melayani rute Banda Aceh–Sabang sekitar pukul 12.00 WIB saat kapal sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue.

Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Tim Inafis Polresta Banda Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Perumdam Tirta Daroy Setor Dividen Rp9,2 Miliar, Illiza: Air adalah Amanah dan Ibadah

Pemko Banda Aceh

Illiza Ajak Warga Hadiri Dakwah Akbar Bersama Syeikh Reza Abdul Jabbar dan Peggy Melati Sukma di Bustanussalatin
MTQ

Pemko Banda Aceh

Tenaga Kesehatan Banda Aceh Semangati Kafilah MTQ di Pidie Jaya

Pemko Banda Aceh

Dorong Budaya Baca, Perpustakaan Baitul Hikmah Lamteumen Timur Raih Prestasi Tingkat Aceh

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Raih Peringkat I Paritrana Award 2025 Tingkat Provinsi Aceh

Pemko Banda Aceh

Jelang Tahun Ajaran Baru, Anak Yatim di Kuta Alam Terima Bantuan Tas dan Perlengkapan Sekolah

Pemko Banda Aceh

Jelang APEKSI, Diskominfotik Banda Aceh Matangkan Persiapan City Expo dan Talk Show

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Raih Opini WTP 18 Kali Berturut-turut dari BPK-RI