Home / Ekbis

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:56 WIB

Bank Aceh Syariah x PosSaku: Kolaborasi Digital yang Siap Naikan Level UMKM Aceh

mm Tiara Ayu Juneva

Direktur Dana dan Jasa PT Bank Aceh Syariah, Hendra Supardi, bersama jajaran PT PosSaku Mitra Usaha saat penandatanganan kerja sama strategis digitalisasi UMKM di Banda Aceh, Senin (18/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Direktur Dana dan Jasa PT Bank Aceh Syariah, Hendra Supardi, bersama jajaran PT PosSaku Mitra Usaha saat penandatanganan kerja sama strategis digitalisasi UMKM di Banda Aceh, Senin (18/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Transformasi digital UMKM di Aceh kembali mendapat dorongan baru. PT Bank Aceh Syariah resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT PosSaku Mitra Usaha dalam upaya memperkuat digitalisasi UMKM melalui integrasi layanan keuangan dan teknologi Point of Sale (POS), Senin (18/5/2026). Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan langkah konkret dalam membangun ekosistem usaha yang lebih modern, terintegrasi, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital. Melalui kerja sama ini, merchant Bank Aceh akan mendapatkan akses ke aplikasi POS dari PosSaku, yang terintegrasi langsung dengan sistem pembayaran QRIS Bank Aceh.

Baca Juga :  BSI Dukung Penjaminan Simpanan Emas, Transaksi Melonjak 441%

Dengan integrasi ini, pelaku usaha tidak hanya bisa menerima pembayaran digital secara lebih mudah, tetapi juga dapat mengelola transaksi, inventaris, hingga laporan usaha secara lebih efisien dalam satu platform. Sistem ini diharapkan mampu menggantikan proses manual yang selama ini menjadi kendala utama UMKM dalam berkembang. Kerja sama ini juga mencakup program pemasaran bersama (cross marketing), edukasi merchant, serta skema harga khusus bagi pelaku usaha yang tergabung dalam ekosistem Bank Aceh. Selain itu, proses onboarding merchant dirancang cepat dan praktis, dengan target verifikasi dan aktivasi layanan maksimal dalam 3 hari kerja.

Baca Juga :  Bank Aceh Update Action Mobile 1.3.0, Tingkatkan Keamanan dan Fitur Biometrik Nasabah

“UMKM hari ini tidak cukup hanya ‘jalan’, tapi harus bisa ‘lari’ mengikuti perkembangan zaman. Kolaborasi ini kami hadirkan supaya pelaku usaha di Aceh bisa langsung adaptif dengan sistem digital tanpa harus ribet mulai dari nol,” ujar Hendra Supardi , Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah. Sementara itu, Muharrir Hasbi, Direktur Pengembangan Produk dan Ekosistem PosSaku, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperluas dampak digitalisasi UMKM. “Kami percaya, ketika sistem pembayaran dan pencatatan usaha sudah terintegrasi, pelaku UMKM bisa lebih fokus ke hal yang paling penting: mengembangkan bisnis mereka. Sisanya, biar sistem yang bantu kerja,” ujarnya.

Baca Juga :  Dukung UMKM Aceh, Bank Aceh Syariah Terima Alokasi KUR Syariah Rp1,5 Triliun Tahun 2026

Melalui kolaborasi ini, Bank Aceh dan PosSaku menargetkan terciptanya ekosistem UMKM yang lebih tertib administrasi, transparan, dan berbasis data. Tidak hanya itu, integrasi QRIS sebagai metode pembayaran utama juga diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Aceh. Ke depan, kedua pihak membuka peluang untuk pengembangan kerja sama yang lebih luas, termasuk inovasi layanan dan program pendampingan berkelanjutan bagi UMKM. Dengan semangat kolaborasi ini, digitalisasi bukan lagi sekadar wacana tetapi menjadi langkah nyata menuju UMKM Aceh yang lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Kemenag Gandeng BSI untuk Program Rumah Subsidi Guru Madrasah, Dukung Juga Imunisasi Anak

Ekbis

Bangun Sinergi dengan Media, BSI Aceh Dorong Peningkatan Literasi Keuangan Syariah

Ekbis

Penjualan Hewan Kurban Tahun 2025 Turun?
kereta api

Ekbis

Bayar Tiket Kereta Api Lewat Aplikasi Byond BSI? Simak Panduan Lengkapnya Yuk!

Ekbis

Aplikasi Twibify Kini Tersedia di Google Play Store

Ekbis

Bupati Aceh Utara Resmikan Pembangunan Mini Mall 72 Toko di Eks Terminal Panton Labu

Ekbis

Pimpin Rakor Inflasi, Wagub Aceh Dorong Stabilitas Harga dan Persiapan Festival Ramadan

Ekbis

Gelar RUPST, BSI Tetapkan Dividen Total Rp1,05 Triliun dan Angkat Anggoro Eko Cahyo Sebagai Dirut