Home / Ekbis

Senin, 26 Januari 2026 - 12:38 WIB

Dukung UMKM Aceh, Bank Aceh Syariah Terima Alokasi KUR Syariah Rp1,5 Triliun Tahun 2026

mm Redaksi

Aktivitas layanan perbankan di PT Bank Aceh Syariah dalam mendukung pembiayaan UMKM melalui program KUR Syariah tahun anggaran 2026, Banda Aceh, Senin (26/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aktivitas layanan perbankan di PT Bank Aceh Syariah dalam mendukung pembiayaan UMKM melalui program KUR Syariah tahun anggaran 2026, Banda Aceh, Senin (26/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — PT Bank Aceh Syariah (BAS) kembali mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI sebagai salah satu lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah untuk tahun anggaran 2026.

Pada tahun ini, Bank Aceh Syariah memperoleh alokasi kuota KUR Syariah sebesar Rp1,5 triliun, yang ditujukan untuk memperkuat akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh wilayah Aceh.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, melalui Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Ilham Novrizal, menyampaikan optimisme tinggi terhadap penyerapan kuota tersebut. Menurutnya, Bank Aceh siap menyalurkan KUR Syariah secara optimal dan tepat sasaran.

Baca Juga :  BSI Aceh Tetap Buka di Hari Libur, Layanan Aktif di 53 Cabang

“Kami berkomitmen menjaga amanah ini dengan menyalurkan pembiayaan secara produktif, namun tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian agar kualitas pembiayaan tetap sehat,” ujar Ilham.

Hingga akhir tahun 2025, Bank Aceh mencatatkan kinerja positif dengan realisasi penyaluran KUR Syariah mencapai Rp2,56 triliun, yang telah menjangkau 23.853 pelaku UMKM di berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Baca Juga :  Gubernur Sumut: Event Besar Dorong Ekonomi Daerah, Sumut Siap Jadi Destinasi Event Bergengsi

Berdasarkan data penyaluran, sektor perdagangan masih menjadi kontributor terbesar. Namun demikian, sektor strategis lainnya seperti pertanian dan jasa perorangan juga menunjukkan tren pertumbuhan yang terus meningkat sebagai penopang ekonomi daerah.

Ilham menegaskan bahwa pada tahun 2026, strategi penyaluran KUR Syariah akan semakin inklusif dengan memperluas pembiayaan ke sektor-sektor produksi serta wilayah pedesaan.

“Penyaluran KUR Syariah tidak lagi terpusat di kawasan perkotaan. Kami memastikan manfaat program ini dapat dirasakan hingga ke pelosok desa di seluruh Aceh,” tegasnya.

Baca Juga :  Regional CEO BSI Aceh Lakukan Kunjungan Silaturrahmi kepada Ketua MPU Aceh

Ia menambahkan, KUR Syariah tidak hanya berfungsi sebagai solusi permodalan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kapasitas usaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Sepanjang tahun 2026, Bank Aceh akan terus memperkuat peran KUR Syariah sebagai tulang punggung pembiayaan UMKM, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, produktif, serta memperluas inklusi keuangan di Aceh,” pungkas Ilham.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Indonesia Anti-Scam Centre Berhasil Kembalikan Rp161 Miliar Dana Masyarakat Korban Scam

Aceh Besar

Bertemu KKP RI, Bupati Aceh Besar Pastikan Realisasi Kampung Nelayan 2026

Ekbis

Banjir Bandang Terparah di Aceh Lumpuhkan Ekonomi, Ampon Man Desak Pemerintah Perbanyak Program Padat Karya

Daerah

Relaunching AMANAH di Aceh Besar, Irwansyah dan Illiza Tinjau Produk UMKM Banda Aceh

Ekbis

Perkuat Jejak Global di Arab Saudi, BSI Matangkan Operasional Kantor Cabang Luar Negeri untuk Perkuat Ekosistem Haji dan Umrah Indonesia

Ekbis

BGN Dorong MBG Gunakan Bahan Lokal, Perkuat Ekonomi Daerah di Aceh

Ekbis

Gelar RUPST, BSI Tetapkan Dividen Total Rp1,05 Triliun dan Angkat Anggoro Eko Cahyo Sebagai Dirut

Daerah

Mutiara Kasab dan Padusi Tapa: Pesona Kriya dan Aroma Aceh Memikat di Persit Bisa 2026