Home / Kesehatan / Pemerintah Aceh

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:29 WIB

Sidak ke RSUD Cut Meutia, Sekda Aceh Minta Pasien Katastropik Diprioritaskan

mm Redaksi

Sekda Aceh M Nasir Syamaun melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Cut Meutia Lhokseumawe guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal, Kamis (7/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Sekda Aceh M Nasir Syamaun melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Cut Meutia Lhokseumawe guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal, Kamis (7/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Lhokseumawe — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, menegaskan seluruh rumah sakit wajib menerima dan melayani pasien tanpa penolakan, khususnya pasien dengan kategori penyakit katastropik.

“Tidak boleh ditolak dan harus diberikan pelayanan prioritas. Apalagi pasien kategori katastropik itu harus diutamakan,” kata Sekda Nasir saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Cut Meutia Lhokseumawe, Kamis malam (7/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Sekda Aceh didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus dan diterima Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang RSUD Cut Meutia, dr Abdul Mukhti.

Baca Juga :  Sekda Aceh Dorong Mahasiswa KKN USK Berperan Aktif dalam Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

Nasir meminta masyarakat tidak khawatir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi warga kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis.

“Masyarakat yang hendak berobat tidak perlu khawatir. Apalagi pasien yang berlatar belakang keluarga tak mampu harus diutamakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan Pemerintah Aceh melalui program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) memberikan perhatian khusus terhadap pasien dengan penyakit katastropik.

Menurutnya, seluruh pasien kategori tersebut akan ditanggung melalui program JKA tanpa mempertimbangkan tingkatan ekonomi atau desil masyarakat.

“Mulai dari Desil 6 hingga 10 untuk kategori penyakit katastropik semuanya ditanggung JKA. Bagi pasien yang menjalani pengobatan rutin penyakit katastropik, kami tidak lagi mempertimbangkan desil,” kata Nasir.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Terima UHC Award 2026 dan Penghargaan Inovasi BPJS Kesehatan

Adapun penyakit yang masuk kategori katastropik meliputi penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, thalassemia, sirosis hati, hemofilia, kanker, leukemia, termasuk prioritas bagi penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Selain pasien katastropik, Pemerintah Aceh juga memberikan perhatian kepada kelompok rentan lainnya agar tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan cepat.

Nasir menegaskan Pemerintah Aceh telah menanggung premi melalui BPJS Kesehatan, sehingga seluruh rumah sakit di Aceh wajib memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kunjungi SD Tanah Rata Peureulak, Marlina Muzakir Motivasi Siswa Hadapi TKA

Ia juga mengingatkan agar pelayanan kesehatan tidak dipersulit oleh persoalan administratif, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan rutin dan mendesak.

“Ini sejalan dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Mualem-Dek Fadh yang tetap memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah Aceh berkomitmen hadir untuk menjamin hak kesehatan warga tanpa hambatan administratif,” ujarnya.

Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Hadiri Haul Abu Tumin, Dorong Sinergi Pemerintah dan Ulama

Pemerintah Aceh

Soal Blok Andaman, Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Ekbis

Menko Perekonomian Terima Gubernur Aceh, Bahas Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Pemerintah Aceh

Program MBG Berpotensi Putar Rp7 Triliun, Sekda Aceh Minta Bahan Baku Dibeli dari Daerah

Kesehatan

Kasus ISPA Naik di Banda Aceh, 14 Warga Positif Influenza A

Parlementarial

Rapat Paripurna DPRA, Gubernur Aceh Paparkan Pertanggungjawaban APBA 2025

Pemerintah Aceh

Pemulihan Banjir dan Longsor Aceh, Sekda Apresiasi Human Initiative dan Perkuat Kolaborasi Kesehatan

Pemerintah Aceh

Bertemu Mensos Saifullah Yusuf, Wagub Aceh Bahas Bantuan Sosial dan Penanganan Bencana