Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) segera menindaklanjuti aksi pencurian kabel listrik yang terjadi di kawasan Underpass Beurawe.
Aksi pencurian tersebut menyasar kabel pada panel pompa submersible sehingga menyebabkan empat unit pompa tidak dapat beroperasi. Akibatnya, air sempat meluap ke badan jalan underpass.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengatakan pihaknya segera melakukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Hari ini kita sudah melakukan survei kebutuhan untuk menentukan jumlah dan titik strategis pemasangan CCTV di area Underpass Beurawe,” ujar Zubir, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, kamera pengawas akan dipasang di beberapa titik strategis, termasuk lingkungan sekitar underpass serta pada box panel kontrol pompa submersible.
Menurutnya, pemasangan CCTV ini tidak hanya bertujuan mencegah pencurian kabel, tetapi juga untuk memantau kondisi panel listrik dan operasional pompa secara real time.
“Karena yang menyebabkan air meluap ke badan jalan underpass bukan hanya putus kabel, tetapi juga bisa karena gangguan pada panel,” tambahnya.
Zubir menambahkan, hasil survei tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banda Aceh guna memperkuat sistem pengawasan dan operasional infrastruktur underpass.
Editor: Dahlan










