Home / Pendidikan / Peristiwa

Kamis, 23 April 2026 - 11:23 WIB

Gaji Guru Tak Dibayar, Pengamat Kritik Program Tahfidz Aceh Besar

mm Redaksi

Pengamat sosial, Usman Lamreung. Foto: Dok. Istimewa

Pengamat sosial, Usman Lamreung. Foto: Dok. Istimewa

Kota Jantho — Permasalahan serius mencuat di dunia pendidikan Aceh Besar. Para guru di SMP Negeri 13 Al Fauzul Kabir dilaporkan belum menerima gaji selama empat bulan terakhir.

Kondisi ini menjadi sorotan publik, terutama karena sekolah tersebut merupakan bagian dari program unggulan “satu gampong satu tahfidz” yang digagas pemerintah daerah.

Berdasarkan laporan yang beredar, hingga memasuki April 2026 para tenaga pengajar masih belum menerima hak mereka, bahkan status pengangkatan melalui Surat Keputusan (SK) disebut belum memiliki kejelasan.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Arun, Tangki Kondensat PGE Terbakar

Pengamat sosial, Usman Lamreung, menilai persoalan ini bukan sekadar kendala administratif, melainkan mencerminkan lemahnya tata kelola program pendidikan berbasis syariat di daerah.

“Ketika guru tidak mendapatkan hak dasarnya, maka program sebesar apa pun akan kehilangan fondasi utamanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Update Kasus Dugaan Pelecehan Santriwati di Banda Aceh, Begini Kata Kasat Reskrim

Menurutnya, kegagalan dalam memastikan kesejahteraan tenaga pendidik menunjukkan adanya disorientasi kebijakan. Ia menilai evaluasi dan perencanaan anggaran yang seharusnya dilakukan setiap akhir tahun tidak berjalan optimal.

Program tahfidz yang bertujuan mencetak generasi Qurani justru dinilai menghadapi ironi di lapangan. Di satu sisi pemerintah menggaungkan penguatan pendidikan berbasis Al-Qur’an, namun di sisi lain hak dasar guru sebagai ujung tombak pendidikan justru terabaikan.

Baca Juga :  KKN Unaya 2026 di Darul Imarah, Mahasiswa Awali Pengabdian dengan Santunan Anak Yatim

Kondisi ini memunculkan kritik tajam terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mengawal program strategis tersebut. Publik pun mulai mempertanyakan keseriusan pengelolaan pendidikan di Aceh Besar, terutama dalam menjamin kesejahteraan tenaga pendidik.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Angin Puting Beliung

Peristiwa

Angin Puting Beliung Rusak Dua Rumah di Bener Meriah

Pendidikan

Kemenag Umumkan Finalis Pesantren Award 2025, Salah Satunya Gubernur Aceh

Pemko Banda Aceh

Buka Lomba Bunda PAUD, Illiza Tekankan Kolaborasi untuk Tumbuh Kembang Anak

Pendidikan

Dikbud Bengkulu Selatan Ajukan Revitalisasi 30 SD dan 15 SMP, Target Realisasi Agustus 2026

Daerah

Jembatan Bailey Kuta Blang Macet Parah, Arus Banda Aceh–Medan Belum Lancar

Pendidikan

BNI Serahkan Bantuan Operasional untuk SMA Taruna Nusantara Malang

Pendidikan

Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 Resmi Dimulai, Angkat Tema Islam dan Teknologi Digital

Pemerintah Aceh

Disdik Aceh Himbau Sekolah Tak Wajibkan Wisuda, Utamakan Pemulihan Ekonomi Orang Tua