Home / Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 07:51 WIB

Mahasiswa Soroti Kinerja Disnaker Pidie Jaya, Dinilai Pasif di Tengah Sulitnya Lapangan Kerja

mm Muhammad Rissan

Mahasiswa Pidie Jaya Muhammad Rizha, Foto:Dok/Dokumen Muhammad Rissan

Mahasiswa Pidie Jaya Muhammad Rizha, Foto:Dok/Dokumen Muhammad Rissan

Pidie Jaya – Kondisi perekonomian yang semakin menantang saat ini membuat banyak masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya merasa kesulitan dalam mencari peluang kerja. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa menyuarakan keprihatinan terhadap kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pidie Jaya yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam membuka peluang melalui pelatihan kerja dan program pemberdayaan.

Muhammad Rizha, aktivis mahasiswa, menilai bahwa hingga saat ini Disnaker cenderung pasif dan belum mampu menghadirkan solusi nyata di tengah sulitnya kondisi ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Pangdam IM Mulai Pembangunan Koperasi Merah Putih Aceh

“Seharusnya Disnaker bisa menjadi garda terdepan dalam menciptakan pelatihan kerja. Namun sampai sekarang, belum terlihat adanya langkah nyata yang signifikan,” ujar Muhammad Rizha.

Menurutnya, jika Disnaker tidak hadir dan tidak bergerak aktif dalam situasi seperti sekarang, maka masyarakat akan semakin kesulitan dalam memperoleh pekerjaan. Bahkan, peluang untuk mendapatkan pekerjaan di sektor pemerintahan pun dinilai semakin sempit tanpa adanya peningkatan keterampilan yang difasilitasi oleh pelatihan kerja.

Baca Juga :  Perkuat Silaturahmi di Bulan Suci, Solusi Bangun Andalas Santuni 200 Anak Yatim di Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung

Ia juga menekankan bahwa Disnaker tidak seharusnya hanya bergantung pada anggaran daerah. Apabila dana dari pemerintah kabupaten terbatas, maka diperlukan upaya proaktif untuk menjalin koordinasi dan melobi dukungan dari tingkat provinsi demi mendorong pengembangan tenaga kerja masyarakat.

Selain itu, Muhammad Rizha mendorong agar Disnaker segera mengambil langkah strategis, seperti menggandeng sektor swasta, membuka pelatihan berbasis kebutuhan pasar, serta menghadirkan program yang relevan dengan kondisi saat ini.

Baca Juga :  TNI Gelar Donor Darah Serentak di Aceh Sambut HUT ke-80

Melalui pernyataan ini, ia berharap agar Disnaker Pidie Jaya dapat lebih responsif, terbuka, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar menjadi institusi yang pasif di tengah tuntutan dan kebutuhan yang semakin mendesak. (R)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bank Aceh Salurkan Bantuan “Bank Aceh Peduli” untuk Penanganan Bencana di Aceh
Pangdam IM

Daerah

Dewan Ekonomi Aceh Dilantik, Ini Kata Pangdam IM

Daerah

Peserta Pelatihan Jurnalistik Liput Langsung HUT ke-80 RI, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Ambil Bagian

Daerah

Gotong Royong Warga Pasie Lembang Tanam Jagung 20 Hektar untuk Ketahanan Pangan

Daerah

Hendak Jual Bentor Hasil Curian Rp 1,1 Juta, Dua Remaja di Banda Aceh Dijebloskan ke Penjara

Daerah

Menko Pangan RI dan Dua Menteri Kunjungi Aceh, Fokus Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Daerah

Dewan Sorot wacana Penerapan Jam Malam bagi Pelajar di Banda Aceh

Daerah

Gampong Kota Baru, Lampoh Daya, Batoh, dan Ateuk Jawo Diberi Pendampingan Lomba Gampong 2026