Home / Aceh Besar / Ekbis / Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:26 WIB

Aceh Besar Upayakan Swasembada Pangan dengan Optimalisasi Lahan Pertanian Baru

mm Redaksi

Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil S,Sos M.Si memimpin rapat verifikasi persetujuan alih fungsi LP2B di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (05/03/2026). Foto: Dok. Prokopim Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil S,Sos M.Si memimpin rapat verifikasi persetujuan alih fungsi LP2B di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (05/03/2026). Foto: Dok. Prokopim Aceh Besar

Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar akan mempercepat optimalisasi lahan baru atau cetak sawah baru untuk mendukung swasembada pangan nasional. Keputusan ini dilakukan menyusul alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 47 hektar akibat proyek strategis pembangunan Jalan Tol Sibanceh di beberapa kecamatan di Aceh Besar.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos, M.Si saat memimpin rapat verifikasi persetujuan alih fungsi LP2B di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga :  Bunda PAUD Aceh Besar Teken PKS Layanan Esensial PAUD HI

“Dampak dari pembangunan jalan Tol ini, kita kehilangan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 47 hektar, yang tersebar di beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar,” ujar Bahrul Jamil.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setdakab Aceh Besar, Rafzan Amin, SH, MH menjelaskan bahwa lahan terdampak terbagi menjadi dua kategori: 28,24 hektar beririgasi dan 19,14 hektar non-irigasi.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Gelar Open House di Ajuen Lam Hasan

Sebagai kompensasi, Pemkab Aceh Besar berencana mencetak lahan baru seluas 123 hektar, dengan 84,72 hektar beririgasi dan 38,28 hektar non-irigasi, setelah dilakukan verifikasi lapangan.

“Upaya cetak lahan baru untuk Pertanian Pangan Berkelanjutan ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen Pemkab Aceh Besar dalam mendukung swasembada pangan nasional. Kami ingin memastikan program ini berjalan optimal, mulai dari pengawasan hingga distribusi hasil panen agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Bahrul Jamil.

Baca Juga :  Target Produksi Beras Indonesia 2026 Naik Jadi 33,8 Juta Ton

Langkah ini diharapkan tidak hanya mengganti lahan terdampak, tetapi juga meningkatkan kapasitas produksi pangan di Aceh Besar, sejalan dengan program pemerintah pusat dalam ketahanan pangan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pengurus PIRA 2026-2029 Dilantik, Siap Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh

Ekbis

Sinergi Bank Indonesia Aceh, Pemerintah Aceh, dan KDEKS Sukseskan Road To FESyar 2026

Pemerintah

Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak, Wagub Aceh Serahkan Paket Sembako di Banda Aceh

Daerah

Ketua PKK Aceh Santuni Anak Yatim di Yayasan Halimoen Al Asyi

Pemerintah

Wagub Aceh Buka Forum Bisnis HIPKA, Titip Harapan Perpanjangan Dana Otsus

Aceh Barat

Validasi Data Bansos, Pemkab Aceh Barat Resmikan Posko Pengaduan DTSEN di Meureubo

Ekbis

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dan Perbankan Siap Memenuhi Kebutuhan Uang Tunai selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Pemerintah

Ketua MPU Aceh Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Sambut Maulid dengan Kedamaian