Home / Pemko Banda Aceh

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:05 WIB

Delegasi UEA dan UIN Ar-Raniry Bahas Pembangunan Masjid Agung Banda Aceh

mm Redaksi

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal foto bersama usai menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab bersama jajaran UIN Ar-Raniry di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (22/2/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal foto bersama usai menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab bersama jajaran UIN Ar-Raniry di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (22/2/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menerima kunjungan delegasi Uni Emirat Arab (UEA) bersama perwakilan UIN Ar-Raniry di Pendopo Wali Kota, Minggu (22/2/2026) malam. Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Masjid Agung dan Islamic Center di Kota Banda Aceh.

Delegasi UEA yang hadir di antaranya Dr. Sultan selaku Ketua Yayasan Masjid Raya Sheikh Zayed, Mohamed Alnaqbi dari Mohamed Bin Zayed University for Humanities, serta Abdullehh Blla, imam tarawih asal Maroko.

Baca Juga :  Program Guru Berdaya di Banda Aceh, Illiza Dorong Guru Berkualitas dan Inspiratif

Sementara itu, dari UIN Ar-Raniry hadir Rektor Prof. Dr. Mujiburrahman bersama jajaran akademisi dan pengelola pusat kerohanian kampus.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Sultan menyampaikan kebahagiaannya dapat berkunjung ke Banda Aceh sekaligus membawa sejumlah program Ramadhan, seperti pembagian sembako dan daging bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah UEA untuk mendukung pembangunan masjid dan Islamic Center di Banda Aceh.

Menurutnya, komunikasi awal telah dilakukan, termasuk dengan pihak terkait di Abu Dhabi, guna merealisasikan program keagamaan tersebut.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah, 1.150 Paket Sembako Disubsidi

Wali Kota Illiza menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh siap menyiapkan lahan yang dibutuhkan. Salah satu opsi lokasi berada di kawasan Meuraxa seluas sekitar tiga hektare yang dinilai strategis dan dekat dengan kawasan wisata.

Alternatif lainnya berada di wilayah Lambaro Skep yang merupakan lahan masyarakat dan telah memiliki pertapakan.

“Untuk kepastian lokasi dan detail teknisnya akan kami rapatkan lebih lanjut, kemudian segera kami tindaklanjuti secara administrasi,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Tekankan Kolaborasi Pembangunan

Ia menambahkan, keberadaan Masjid Agung baru nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan dan syiar Islam guna memperkuat penerapan nilai-nilai syariat di Banda Aceh.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, para asisten Setda, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Pemko Banda Aceh

Bangun Zona Integritas, Disdukcapil Banda Aceh Tanda Tangani Pakta Integritas

Ekbis

Pemko Banda Aceh Dukung Pengembangan UMKM, Wali Kota Kunjungi Capli Sambal Ijo

Pemko Banda Aceh

Jaga Ketertiban Kota, Pemko Banda Aceh Rutin Gelar Patroli Penegakan Syariat

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Tegaskan Tidak Ada Toleransi Kekerasan Anak di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Buka Festival Kenduri Laot, Illiza Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Pelestarian Adat Aceh

Pemko Banda Aceh

BACCE 2026 Resmi Dibuka, Kopi Aceh Didorong Semakin Dikenal di Kancah Internasional

Pemko Banda Aceh

HAN 2026 Banda Aceh Hadirkan Dialog Anak hingga Santunan Yatim, Illiza: Indonesia Emas Ada di Tangan Kalian