Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, kembali menyalurkan hewan qurban dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.
Tahun ini, Pemerintah Kota Banda Aceh menyalurkan sebanyak 17 ekor sapi dan 7 ekor kambing yang berasal dari Arisan Qurban ASN Pemko Banda Aceh serta dukungan sejumlah pihak seperti Bank Aceh, PT Kereta Api Indonesia, dan Muraya Hotel.
Illiza menyampaikan bahwa ibadah qurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial, kepedulian, serta kebersamaan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali dapat menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat, gampong, dayah, balai pengajian, petugas kebersihan, saudara-saudara disabilitas, anak yatim, muallaf, hingga masyarakat terdampak bencana. Ini adalah bentuk hadirnya pemerintah bersama rakyat,” ujar Illiza.
Ia juga mengapresiasi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Banda Aceh serta para mitra yang telah berpartisipasi dalam program qurban tahun ini.
“Terima kasih kepada seluruh ASN, mitra pemerintah, dunia usaha, dan semua pihak yang telah ikut berkontribusi. Semoga qurban ini membawa keberkahan, mempererat ukhuwah, serta memberi manfaat bagi masyarakat yang menerima,” tambahnya.
Penyaluran sapi qurban dilakukan ke sejumlah gampong dan kelompok masyarakat, di antaranya Gampong Asoe Nanggroe, Gampong Jawa, Gampong Ulee Pata, Gampong Lamjamee, Gampong Panteriek, Dusun Gano, Gampong Bandar Baru, Gampong Lamglumpang, petugas kebersihan, serta melalui Bagian Kesra untuk disabilitas, panti asuhan, dan muallaf.
Selain itu, Pemko Banda Aceh juga menyalurkan dua ekor sapi untuk masyarakat Pidie Jaya yang terdampak bencana hidrometeorologi sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Illiza juga menyerahkan bantuan sapi qurban dari Presiden RI Prabowo Subianto dengan bobot sekitar 1 ton yang didistribusikan ke empat kecamatan, yakni Kuta Alam, Syiah Kuala, Meuraxa, dan Kuta Raja. Sapi tersebut merupakan hasil pembelian dari peternak lokal di kawasan Ulee Kareng.
Sementara itu, penyaluran kambing qurban diberikan kepada sejumlah balai pengajian dan dayah di Banda Aceh, termasuk Balai Pengajian Tgk Chiek di Lampaloh, Balai Pengajian Sirajul Munir Bathoh, Balai Pengajian Darul Mutaalimin Labui, Dayah Syifaul Qulub Panteriek, Dayah Abu Syukri Pango, Balai Pengajian Baburraihan Lamteumen Barat, serta Dayah Raudhatul Muttaqin Gampong Jawa.
Ia menegaskan bahwa semangat qurban harus terus menjadi penguat nilai keikhlasan, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam membangun Banda Aceh sebagai kota yang humanis, religius, dan kolaboratif.
Editor: Dahlan










