Home / Nasional

Senin, 16 Februari 2026 - 13:13 WIB

Badan Gizi Nasional Tegaskan MBG Jadi Program Strategis Penentu Masa Depan Bangsa

mm Hidayat S

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya. Foto: Buana Indonesia

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya. Foto: Buana Indonesia

Jakarta – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang memiliki dampak strategis bagi masa depan bangsa.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Konsolidasi bersama para Kepala Satuan Pelaksana, mitra, dan yayasan pelaksana program di Provinsi Lampung, pada Sabtu (14/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sony menyampaikan bahwa MBG menjadi program unggulan pemerintah yang terus mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai agenda kenegaraan.

Menurutnya, perhatian tersebut bukan sekadar bentuk kebanggaan terhadap sebuah program, tetapi mencerminkan komitmen besar pemerintah dalam menyiapkan generasi masa depan Indonesia.

Baca Juga :  Amnesty Minta RI Desak Kamboja Investigasi Kasus Perbudakan WNI

“Program ini merupakan kegiatan luar biasa karena melibatkan banyak pihak dalam satu gerakan nasional. Presiden selalu menekankan pentingnya makan bergizi, karena di dalamnya terdapat nilai besar yang menyangkut masa depan bangsa,” ujar Sony, seperti dilansir Jawapos.

Ia juga mengajak seluruh pelaksana program untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan rasa bangga. Sony menilai setiap individu yang terlibat dalam MBG memegang peranan penting dalam menentukan arah pembangunan sumber daya manusia Indonesia ke depan.

Baca Juga :  Wamenhan RI Tinjau Demonstrasi Teknologi Modifikasi Cuaca di Lampung

“Kita harus bangga berada dalam program ini karena memiliki spektrum dampak yang sangat luas terhadap masa depan bangsa,” tegasnya.

Rapat konsolidasi tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah setempat. Perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung, Saeful, yang hadir mewakili Gubernur Lampung, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG di daerah tersebut.

Ia mengungkapkan, hingga 10 Februari 2026, telah terbentuk sekitar 1.007 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lampung dengan jangkauan sekitar 2,7 juta penerima manfaat. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan bahan pangan dinilai relatif aman, harga stabil, serta distribusi makanan berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Bintang Bulan Berkibar, Seruan Merdeka dan Referendum Terpampang di Spanduk Aksi

Menurut Saeful, keberhasilan pelaksanaan program MBG tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra pelaksana, yayasan, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat secara langsung di lapangan.

Melalui rapat konsolidasi ini, diharapkan koordinasi antar pihak semakin kuat sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal, berkelanjutan, serta mampu mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia secara menyeluruh. []

Editor: RedaksiReporter: Tiara Ayu Juneva

Share :

Baca Juga

Festival Taklim 2025

Nasional

Kemenag Gelar Festival Taklim 2025, 25 Provinsi Ikut

Nasional

10.107 ASN Kemenag Terima Anugerah Satyalancana Karya Satya di HUT ke-80 RI

Nasional

Yusril Tegaskan Wapres Gibran Tak Pindah Kantor ke Papua, Hanya Sekretariat Badan Khusus
Dirjen Pesantren

Nasional

Sekjen Kemenag Tegaskan Penentuan Dirjen Pesantren Wewenang Presiden

Nasional

Sekjen Kemenag Dorong UIN Banten Aktif Tangani Sosial

Nasional

Sepolwan Terima Kunjungan Delegasi Kepolisian Prancis, Perkuat Sinergi Bilateral

Nasional

Gedung Kemenag di M.H. Thamrin Tetap Jadi Rumah Layanan Umat, Status ASP Beralih ke Kementerian Haji dan Umrah

Nasional

Program MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Pemerintah Fokuskan pada Hari Sekolah