Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Senin, 26 Januari 2026 - 23:53 WIB

201 Kepala SMA, SMK, dan SLB Dilantik, Sekda Aceh Tekankan Peran Pemimpin Pembelajaran

mm Tiara Ayu Juneva

Prosesi pelantikan 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB oleh Pemerintah Aceh yang berlangsung khidmat di Anjungan Mata Banda Aceh, Senin (26/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Prosesi pelantikan 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB oleh Pemerintah Aceh yang berlangsung khidmat di Anjungan Mata Banda Aceh, Senin (26/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Pemerintah Aceh melaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Aceh. Prosesi pelantikan berlangsung di Anjungan Mata Banda Aceh, Senin, (26/01/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA yang mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Dalam sambutannya, Sekda Aceh menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah bukan sekadar rotasi jabatan administratif, melainkan bentuk kepercayaan negara kepada para pendidik sebagai pemimpin pembelajaran.

“Jabatan kepala sekolah adalah amanah besar. Bapak dan Ibu adalah pemimpin pembelajaran sekaligus teladan bagi seluruh warga sekolah dalam membangun budaya belajar yang sehat, disiplin, inklusif, dan berorientasi masa depan,” ujar M. Nasir.

Baca Juga :  Hari Santri 2025, Kemenag Perkuat Peran Pesantren dalam Pembangunan Bangsa

Sekda Aceh juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para kepala sekolah yang selama ini berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan Aceh, termasuk capaian prestasi nasional dan keberhasilan mendukung program beasiswa bagi 93.579 anak yatim di 23 kabupaten/kota.

“Prestasi pendidikan Aceh di tingkat nasional tidak terlepas dari kerja keras kepala sekolah. Terima kasih atas dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan,” katanya.

Namun demikian, Pemerintah Aceh menyoroti masih adanya tantangan serius, khususnya terkait anak usia 16–18 tahun yang belum mengenyam pendidikan formal. Untuk itu, para kepala sekolah diminta aktif melakukan identifikasi dan pendekatan di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh Dorong ASN Disdik Miliki Growth Mindset dan Tingkatkan Kompetensi Siswa

“Jika tidak kita tangani secara serius, kondisi ini akan berdampak pada pembangunan ekonomi Aceh di masa depan. Kepala sekolah harus menjadi garda terdepan dalam memastikan anak-anak kita kembali bersekolah,” tegas Sekda.

Selain itu, upaya pemulihan pendidikan pascabencana di sejumlah wilayah Aceh juga menjadi perhatian. Pemerintah Aceh terus melakukan intervensi sarana dan prasarana pendidikan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Aceh turut menyinggung kebijakan nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai diterapkan sejak 2025 dan diharapkan semakin optimal pada 2026.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Optimalkan Distribusi Logistik Bencana via Udara, Darat, dan Laut

“Program ini tidak hanya memastikan kecukupan gizi peserta didik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah harus mampu menangkap peluang ini,” ujarnya.

Pelantikan ini turut dihadiri dan disaksikan oleh asisten pemerintahan keistimewaan Aceh dan kesejahteraan rakyat Drs. Syakir, M.Si, Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP anggota DPRA, Kepala BKA Aceh, Abd Qahar S.Kom., MM, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh Akkar Arafat, S.STP, M.Si dan sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

News

Plt Sekda Aceh: BRA harus Hadir sebagai Pemberi Solusi

Pendidikan

AICIS+ 2025 di UIII Depok, Angkat Islam & Inovasi Sains

Pendidikan

Raim Laode Ajak Santri Pesantren As’adiyah Wajo Tekun Belajar

Pendidikan

PPG 2025 Libatkan 3.700 Guru, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Hindu

Pemerintah Aceh

Mukarramah Fadhlullah Puji Komitmen Gampong Peunyeurat di Lomba Gelari Pelangi

News

Wakil Gubernur Aceh Bertemu Direktur Islamic Development Bank: Perkuat Komitmen Pembangunan Ekonomi dan SDM

Pemerintah Aceh

HOAKS! Penipuan Gunakan Nama Istri Gubernur Aceh untuk Modus Bantuan Rumah dan Modal Usaha

Pendidikan

Lima Ilmuwan PTKIN Masuk Top 2% Scientist Worldwide 2025