Home / Pemko Banda Aceh

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:40 WIB

Wali Kota Illiza Pastikan Program Sister City Banda Aceh–Higashimatsushima Berlanjut

mm Tiara Ayu Juneva

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin rapat daring bersama OPD terkait dan perwakilan Pemerintah Kota Higashimatsushima, Jepang, dari Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Senin (19/1/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin rapat daring bersama OPD terkait dan perwakilan Pemerintah Kota Higashimatsushima, Jepang, dari Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Senin (19/1/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama sister city antara Banda Aceh dan Kota Higashimatsushima, Prefektur Miyagi, Jepang.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Illiza saat memimpin rapat daring (zoom meeting) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan para pemangku kepentingan dari Pemerintah Kota Higashimatsushima. Pertemuan berlangsung di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Senin (19/1/2026).

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Serahkan Raqan APBK Banda Aceh 2026 ke DPRK

Kerja sama sister city ini berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat kedua kota. Program tersebut merupakan inisiatif Illiza sejak 2014, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Banda Aceh dan Pemerintah Kota Higashimatsushima.

Illiza menyebutkan, meskipun secara geografis berjauhan, Banda Aceh dan Higashimatsushima memiliki ikatan emosional yang kuat akibat pengalaman bersama menghadapi bencana tsunami, serta kesamaan nilai kemanusiaan dan komitmen membangun kota yang tangguh dan mandiri.

Baca Juga :  Diskominfotik Banda Aceh Pasang Internet Satelit Starlink di Tiga Titik Strategis Aceh Tamiang

“Kerja sama sister city ini bertujuan memperkuat hubungan antarpemerintah lintas negara melalui pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas, promosi ekonomi, serta pemahaman budaya guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Illiza.

Ia menambahkan, program sister city diharapkan menjadi instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan daerah, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk konkret kerja sama yang direncanakan adalah pengembangan sektor ekonomi masyarakat, termasuk pembudidayaan tiram.

Baca Juga :  Banda Aceh Melesat ke Final Fahmil Quran MTQ Aceh 2025

Dalam kesempatan tersebut, Illiza juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
“Banda Aceh telah memperoleh izin dari Pemerintah Aceh untuk berkolaborasi dengan Kota Higashimatsushima, termasuk mengoptimalkan keberadaan Banda Aceh Academy dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi pembangunan Kota Banda Aceh serta memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang di tingkat pemerintah daerah.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Listrik Padam dan Gas Langka, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Nilai Negara Abai ke Rakyat Aceh

Pemko Banda Aceh

Harga Cabai di Banda Aceh Turun Drastis, Sekda Lakukan Sidak ke Pasar Almahirah

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Ramaikan Maulid Raya Banda Aceh dengan Festival

Pemko Banda Aceh

Maulid Nabi di Banda Aceh Meriah, Ustaz Derry Sulaiman Ceramah

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah, 1.150 Paket Sembako Disubsidi

Pemko Banda Aceh

Langgar Qanun Ketertiban Umum, Lapak PKL di Jalan AMD Banda Aceh Ditertibkan

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Terima Audiensi PT Panah Perak Megasarana, Bahas Inovasi Air Bersih dan Kemandirian Energi

Pemko Banda Aceh

Idang Meulapeh & Kuah Beulangong Warnai Maulid Raya Banda Aceh