Home / Nasional / Pemerintah

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:36 WIB

Pulihkan Pertanian Pascabencana, Mentan Amran Pimpin Rehabilitasi Lahan Sawah Aceh Utara

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, foto bersama saat menghadiri acara Ground Breaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana serta Penyaluran Bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) RI, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Peduli Bencana, yang diserahkan oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, beserta Ketua Komisi IV DPR-RI, Siti Hediati Soeharto, Anggota DPR-RI Asal Aceh, Ir. H. T. A Khalid, MM, dan Pejabat Instansi terkait lainnya, di Gampong Pinto Makmur, Aceh Utara, Kamis, (15/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, foto bersama saat menghadiri acara Ground Breaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana serta Penyaluran Bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) RI, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Peduli Bencana, yang diserahkan oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, beserta Ketua Komisi IV DPR-RI, Siti Hediati Soeharto, Anggota DPR-RI Asal Aceh, Ir. H. T. A Khalid, MM, dan Pejabat Instansi terkait lainnya, di Gampong Pinto Makmur, Aceh Utara, Kamis, (15/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Utara — Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, memimpin langsung kegiatan groundbreaking rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah pusat dalam memulihkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional pascabencana hidrometeorologi.

Menteri Pertanian tiba di Aceh melalui Bandara Malikussaleh. Dalam rombongan tersebut turut hadir Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediaty Haryadi (Titiek Soeharto) bersama sejumlah anggota DPR RI lainnya.

Kegiatan groundbreaking ini turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE, MM, unsur Forkopimda Aceh dan Aceh Utara, jajaran pemerintah kabupaten/kota, serta perwakilan kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Timur Instruksikan Perusahaan Setor Zakat dan Infak Karyawan ke Baitul Mal

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Aceh menyampaikan apresiasi atas besarnya dukungan Kementerian Pertanian kepada Aceh sejak awal terjadinya bencana. Ia menyebutkan bahwa bantuan pangan telah dikirimkan melalui berbagai moda transportasi, mulai dari pesawat udara, kapal TNI AL, hingga ratusan truk dari Medan menuju wilayah terdampak di Aceh.

Bantuan pangan dari Kementerian Pertanian kepada Aceh disalurkan dalam lima tahap, yakni 9,7 ton melalui pesawat Airbus A-400, 120 ton melalui KRI Banda Aceh (593), 330 ton melalui KRI Surabaya (591), 140 ton melalui KRI Makassar (590), serta sekitar 430 ton melalui 200 unit truk dari Medan.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar: Masjid Harus Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat tidak berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga tahap pemulihan dan pembangunan kembali sektor pertanian di daerah terdampak bencana.

Untuk mendukung percepatan rehabilitasi lahan sawah di Aceh Utara, Kementerian Pertanian juga menyalurkan berbagai sarana produksi pertanian, di antaranya pupuk urea, benih padi, traktor roda dua, serta traktor roda empat.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Hadiri International Conference on Infrastructure di Jakarta 

Program rehabilitasi lahan akan dilaksanakan secara bertahap dengan memprioritaskan lahan sawah rusak ringan hingga sedang yang mencapai sekitar 90–95 persen. Langkah ini bertujuan agar petani dapat segera kembali menanam dan berproduksi. Skema rehabilitasi juga dirancang berbasis padat karya, sehingga petani dapat terlibat langsung sekaligus memperoleh penghasilan selama proses pemulihan berlangsung.

Melalui kegiatan groundbreaking ini, pemerintah menandai dimulainya langkah jangka panjang untuk membangkitkan kembali sektor pertanian Aceh yang terdampak bencana, sekaligus menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pengukuhan FKKA di Banda Aceh, Bupati Aceh Besar Tekankan Pentingnya Sinergi Antardaerah

Nasional

Wamenag: Islam dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan

Nasional

Menag: Kampus Jangan Jadi Arena Politik Kepentingan

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Minta Manajemen Pendidikan Dibenahi dan Sekolah Terus Berinovasi

Daerah

Pemkab Abdya Buka Beasiswa Hafiz-Hafizah

Aceh Barat

Diskominsa Aceh Barat Latih ASN RSUD Cut Nyak Dhien Aktivasi Tanda Tangan Elektronik

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Terima Penghargaan PPN XIV Aceh–Indonesia 2026 di Istana Wali Nanggroe

Nasional

Menteri Agama Tutup Program Pembibitan Calon Dai Muda 2025, Tekankan Dakwah Moderat dan Ekonomi Umat